Manado – Terletak tak jauh di pusat Kota Manado namun masih menjadi pelanggan tetap pemadaman listrik itulah Malalayang.
Seperti yang terjadi saat ini, Jumat (14/3) mulai jam 3 sore. Malalayang kembali tanpa aliran listrik.
“Semoga tak lama supaya tak menyusahkan karena kami tak ada genset,” urai Sintia pemilik warung di kawasan Malalayang Satu kepad BeritaManado.com.
Perempuan paruh baya ini mengaku dan berani menjamin bahwa Manado sebagai barometer pembangunan Sulawesi Utara tak akan pernah maju bila masih mengalami pemadaman listrik.
“Listrik mati pengusaha kecil sampai besar harus menyediakan modal tambahan minimal untuk solar genset, bagaimana mau maju ini Manado,” pungkasnya mengeluh.(quin)
