“Prinsip bebas aktif artinya kita tidak bisa memilih, kita gandeng semua. Namun kalau ada yang mau macam-macam, kita tegas. Itu sesuai mandat konstitusi,” jelasnya.
Dirinya kemudian menyebut bahwa dalam diplomasi semua harus terukur, terkalkulasi dan berdasarkan aksi, serta jelas apa hasilnya.
“Makanya saya pesan ke adik-adik harus ada strategi, baik dalam menyelesaikan kuliah maupun persiapan kerja menghadapi tantangan global,” pesannya.
Menlu dalam 10 tahun ini selalu mendorong diplomasi ekonomi yang tak hanya berpusat pada perdagangan saja, tetapi bagaimana memberdayakan generasi muda menjadi wirausaha.
Demikian juga dorongan terhadap perlindungan diplomasi, diplomasi kedaulatan, dan mesin diplomasi yang turut diperbaiki dengan menghadirkan diplomat muda.
(jenlywenur)
