Kawanua

Koordinator Stafsus Ferdinand Mewengkang Luncurkan Modul Sekolah Lansia Berbasis Kearifan Lokal

Koordinator Stafsus Ferdinand Mewengkang Luncurkan Modul Sekolah Lansia Berbasis Kearifan Lokal
Koordinator Stafsus Ferdinand Mewengkang Luncurkan Modul Sekolah Lansia Berbasis Kearifan Lokal

Manado, BeritaManado.com – Sebuah sejarah baru dalam dunia pemberdayaan lanjut usia (lansia) tercipta di Sulawesi Utara.

Drs Ferdinand E.M. Mewengkang, MM, Ketua PWRI Sulawesi Utara sekaligus Koordinator Staf Khusus Gubernur, secara resmi menyerahkan Buku Modul Sekolah Lansia bertajuk “Lansia dan Kearifan Lokal” di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur, Kamis (19/2/2025).

Modul ini bukan sekadar buku panduan biasa. Dokumen ini diakui sebagai modul pertama di Indonesia yang secara spesifik mengintegrasikan pemberdayaan lansia dengan pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ferdinand Mewengkang menegaskan bahwa pengalaman hidup lansia adalah kekayaan yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya melalui proses pembelajaran yang terstruktur dan bermakna.

“Pengalaman hidup lansia adalah aset berharga. Melalui modul ini, kita memastikan warisan nilai dan kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang lewat proses pembelajaran yang terstruktur dan bermakna,” ujar Ferdinand.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara Christodarma Sondakh, menambahkan bahwa ke depan modul “Lansia dan Kearifan Lokal” akan digunakan sebagai pedoman pembelajaran bagi Sekolah Lansia di Sulawesi Utara, sehingga seluruh penyelenggara memiliki acuan yang terarah, terstruktur, dan berbasis nilai budaya lokal.

(Jhonli Kaletuang)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara