Agama dan Pendidikan

Khotbah Minggu: OLLY DONDOKAMBEY Melakukan Sesuai Amanat Firman Tuhan

Dinamika politik di Kota Manado dalam hitungan detik meyebar ke seluruh pelosok daerah di Sulut melalui media ciber
Dinamika politik di Kota Manado dalam hitungan detik menyebar ke seluruh pelosok daerah di Sulut melalui media ciber

 

Manado – Aksi demonstrasi ribuan massa menolak kedatangan Fahri Hamzah di bandara Sam Ratulangi, Kota Manado, Sabtu (13/5/2017) kemarin, ternyata menyedot perhatian seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Olga Moonik, warga Bolmong Timur mengaku mengetahui dinamika politik di Kota Manado termasuk aksi demo menolak Fahri Hamzah melalui media ciber dan medsos.

ADVERTISEMENT

“Kebetulan sedang berada di rumah-sakit Ratatotok, kami melihat banyak foto di medsos dan membaca berita di media online, ternyata Sabtu kemarin di Manado lagi ramai. Mudah-mudahan aksi demo itu tidak berlanjut dan mengganggu ketentraman masyarakat,” harap Olga Moonik.

Guru di salah-satu SD di Desa Paret Boltim ini, menilai aksi demo masyarakat adalah wajar sejauh dilakukan sesuai aturan dan mengutamakan keamanan dan ketentraman umum. Penyambutan yang dilakukan Pemprov Sulut sesuai prosedur penyambutan pejabat negara.

“Apalagi, sesuai yang kami baca di media online bapak gubernur Olly Dondokambey telah menjelaskan penyambutan oleh pemerintah provinsi sesuai kapasitas kedatangan bapak Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR-RI,” tandas Olga Moonik.

Sementara Guru Agama (GA) Siska Masoko S.Teol, ketika memimpin ibadah Minggu (14/5/2017) pagi, di jemaat GMIM Alfa-Omega Rumengkor, dalam khotbah menjelaskan, secara iman Kristiani penyambutan yang dilakukan pemerintah provinsi Sulawesi Utara kepada Fahri Hamzah, sesuai ajaran Yesus Kristus.

“Karena Firman Tuhan mengajarkan kita berbuat baik kepada semua orang, bahkan berbuat baik kepada musuhmu. Bapak Gubernur Olly Dondokambey telah melakukan sesuai amanat Firman Tuhan,” terang GA Siska Masoko. (JerryPalohoon)