Kota Manado

Menjaga Nyiur Tetap Melambai, Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey 2016 – 2025

Buku Menjaga Nyiur Tetap Melambai, Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey periode 2016–2025.
Buku Menjaga Nyiur Tetap Melambai: Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara, 2016–2025, yang mengulas perjalanan kepemimpinan dan warisan pengabdian Olly Dondokambey selama dua periode memimpin Provinsi Sulawesi Utara.

Ketika membaca judul buku “Menjaga Nyiur Tetap Melambai” Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara Prof. DR. (H.C.) Olly Dondokambey, SE, 2016-2025, terbitan Kompas tahun 2026, terkesan sepertinya penekanan buku ini hanya pada upaya menjaga produktivitas komoditi kelapa, yang merupakan produk unggulan Provinsi Sulawesi Utara.

Ternyata asumsi itu keliru.

Buku yang ditulis Risdianto Tunandi, Suhartono, dkk., justru mengulas pencapaian dan kemajuan yang luar biasa dari daerah yang dikenal dengan sebutan “Nyiur Melambai”, Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

Pada bagian pengantar, Olly Dondokambey yang kerap disapa OD atau Don menyampaikan pokok-pokok pikiran brilian.

Pertama, Sulut telah melangkah jauh dengan kemajuan pembangunan yang dicapai, tetapi masih harus terus melangkah menghadapi tantangan ke depan.

Kedua, keberhasilan yang dicapai dalam pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw pada periode 2016 – 2025 adalah buah kerja keras semua pihak yang bekerja bahu membahu.

Dengan rendah hati OD menuturkan, “Saya hanyalah penerus estafet pembangunan sebelumnya, yang beruntung mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik politik, publik, maupun pemerintah pusat.”

OD memang selalu tampil apa adanya dan rendah hati.

Presiden Kelima RI dan Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan, Prof. DR.(H.C.). Hj. Diah Permata Megawati Setiawan Soekarnoputri atau yang sering disapa Ibu Mega mengatakan, Ol sapaan akrab Ibu Mega kepada OD, adalah kader yang dikenal luas dan memiliki massa serta dicintai oleh rakyat Sulut.

Sebelum, Ol atau OD terpilih menjadi Gubernur Sulut, Ibu Mega sudah memprediksikannya.

“Saya yakin Ol bakal terpilih dan menjadi pemimpin di Sulut,”kata Ibu Mega.

Keyakinan Ibu Mega terhadap Ol atau OD sangat mendasar sebab Ol memiliki keunggulan-keunggulan.

Pertama, Olly bukan hanya kader PDI-P yang loyal dan militan, tetapi juga seorang birokrat dan putra daerah yang mengakar luas dan merupakan tokoh nasional.

Kedua, Olly berhasil membawa Sulut pada kemajuan daerah dimana selama menjadi birokrat, Olly tetap mengakar pada rakyat sehingga apa yang dikerjakan membuahkan hasil dan sukses mendapat dukungan.

Ketiga, Olly berhasil melakukan perbaikan sosial, ekonomi, politik, keamanan serta kesejahteraan dan relasi keagamaan.

Keempat, Olly berhasil mewujudnyatakan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang ke Asia Pasifik karena berhasil membuka sejumlah jalur penerbangan internasional.

Kelima, Olly adalah politisi dan pelobi yang ulung dan kuat. Olly berhasil memperjuangkan sejumlah pembangunan spektakuler di Sulut.

Dari catatan emas seorang Ibu Megawati, sudah dapat dipastikan alasan apa sehingga nyiur tetap melambai, Sulawesi Utara semakin maju.

Melalui tangan dingin OD, tidak hanya kelapa atau nyiur yang melambai, tetapi banyak hal dalam kaitan dengan pembangunan Sulut semakin maju.

Dalam bagian pendahuluan, penulis memaparkan kemampuan Olly bersama Steven melakukan terobosan birokrasi dengan menghadirkan program “dari yang tidak ada menjadi ada”.

Olly berhasil menembus tembok-tembok birokrasi seperti kekosongan dan kerumitan regulasi dan aparat yang birokrat.

Salah satu contoh kepiwaiannya adalah memperjuangkan Likupang, Sulawesi Utara sebagai salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh Kementerian Pariwisata.

Empat lainnya adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), dan Labuan Bajo (NTT).

Olly Dondokambey yang adalah penerima Bintang Jasa Utama pada tahun 2023 ini adalah seorang pengagum Bung Karno dan sangat paham tentang arti kebudayaan dalam kebudayaan. OD berhasil menjadikan Tri Sakti Bung Karno sebagai roh pembangunan Sulut.

Olly berhasil memadukan visi Sam Ratulangi yakni Sulawesi Utara sebagai Pintu Gerbang Pasifik dan roh Tri Sakti Bung Karno sehingga pembangunan Sulut memiliki arah yang jelas di bidang ekonomi, politik, dan kebudayaan.

Buku “Menjaga Nyiur Tetap Melambai” disajikan dalam bahasa yang mudah dicerna dan penulisannya sangat mudah dipahami. Berbagai prestasi dan terobosan OD, Don, Ol terukir rapi.

Dalam kepemimpinannya OD berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, terobosan kevakuman administrasi, dan adanya Olly effect. OD berhasil mewujudkan mimpinya dengan pembangunan spektakuler di berbagai bidang.

Buku setebal hampir 200 halaman ini terdiri dari lima bab.

Bab I tentang Sulut “Pintu Gerbang” Pasifik. Bab 2 tentang Infrastruktur, Pariwisata, dan Tenaga Kerja. Bab 3 tentang Kemiskinan “Bakobong” dan Korban Gunung Ruang.

Bab 4 mengenai Menguatkan budaya dan Spirit Toleransi, dan Bab 5 tentang kesaksian dan pendapat sejumlah orang tentang OD.

Buku ini menceritakan secara lugas tentang pencapaian selama 10 tahun terakhir pembangunan Sulawesi Utara pada masa kepemimpinan Olly Dondokambey.

Dari buku ini, pembaca dapat memahami mengapa Sulut mengalami percepatan pembangunan dan terjadi lompatan-lompatan kesuksesan.

Bagi Olly Dondokambey, dalam setiap lembar atau halaman buku ini tersimpan jejak-jejak perjuangan dan pencapaian putra-putri terbaik Sulawesi Utara.

OD berharap, buku ini dapat menyemangati semua pihak dalam upaya membangun dan memajukan daerah yang dijuluki “Nyiur Melambai” ini.

Buku ini dapat menjadi panduan masa depan dan inspirasi generasi mendatang.

Selamat membaca.

Peresensi: Pdt. Dr. Margaretha Feybe Lumanauw, S.Th.

Menjaga Nyiur Tetap Melambai, Legacy Sang Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey 2016 – 2025
Pdt. Dr. Margaretha Feybe Lumanauw, S.Th.