Berita Utama

Dedikasi Tanpa Libur, Aksi Blusukan Dirut RSUP Kandou Ini Jadi Teladan Nyata Pelayanan Kesehatan

Dedikasi Tanpa Libur, Aksi Blusukan Dirut RSUP Kandou Ini Jadi Teladan Nyata Pelayanan Kesehatan
Dirut RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan, memantau langsung pelayanan kepada pasien.

Penulis: JenlyWenur | Manado

Di saat sebagian besar orang memanfaatkan akhir pekan atau hari libur nasional untuk beristirahat di rumah bersama keluarga, rutinitas seorang pemimpin tertinggi di salah satu rumah sakit rujukan utama Sulawesi Utara ini justru berjalan berbeda.

Minggu (1/11/2026), alih-alih menikmati waktu luang, Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, memilih meninggalkan waktu liburnya dan melangkah pasti menuju area-area vital rumah sakit.

ADVERTISEMENT

Tanpa sekat birokrasi yang kaku, Prof Starry turun langsung menyambangi berbagai unit pelayanan sentral.

Mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang selalu siaga 24 jam, fasilitas jantung terpadu CVBC dan ICCU, bangsal Nyiur Melambai, hingga unit perawatan intensif anak (PICU), disisirnya satu per satu.

Baginya, jabatan Direktur Utama tidaklah berhenti sebatas tumpukan berkas administratif di atas meja kerja.

Di balik setiap ruangan perawatan, ada denyut kehidupan dan asa dari keluarga pasien yang menggantungkan harapan pada kesembuhan orang terkasih mereka.

”Pelayanan kesehatan tidak mengenal tanggal merah atau hari libur. Ketika masyarakat beristirahat, rumah sakit tetap harus berjalan, dan pasien tetap membutuhkan perhatian, penanganan, serta kepastian pelayanan yang humanis” menjadi nilai yang tercermin kuat dari aksi blusukan tersebut.

Dedikasi Tanpa Libur, Aksi Blusukan Dirut RSUP Kandou Ini Jadi Teladan Nyata Pelayanan Kesehatan
Dirut RSUP Kandou, Prof Starry Rampengan, berdialog dengan jajaran petugas sembari memberi semangat untuk terus melayani dengan hati.

Tak sekadar melihat kesiapan fasilitas medis, momen peninjauan itu juga dimanfaatkan Prof Starry untuk berdialog secara personal.

Ia mendengarkan secara saksama cerita, keluh kesah, serta kebutuhan para keluarga pasien yang tengah mendampingi proses perawatan.

Pendekatan humanis ini tidak hanya memberikan rasa tenang bagi pasien dan keluarga, tetapi juga menjadi sarana evaluasi langsung mengenai standar pelayanan di lapangan.

Dalam agenda telusur tanpa kenal lelah tersebut, langkah Prof Starry turut didampingi oleh jajaran manajemen kunci, antaranya Asisten Manajer Pelayanan Medik Rawat Jalan dan Rawat Intensif, dr. Christy Natalia Alouw, M.Kes, bersama Asisten Manajer Keperawatan, Ns. Allan Sondakh, S.Kep., M.Kes.

Kehadiran tim pendukung ini memastikan setiap temuan atau catatan langsung di lapangan dapat segera ditindaklanjuti secara taktis.

Apa yang ditunjukkan oleh Prof Starry Rampengan bukan sekadar kunjungan rutin akhir pekan.

Lebih dari itu, aksi nyata ini menjelma menjadi teladan hidup bagi seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou Manado bahwa profesi mulia di bidang kesehatan menuntut kepedulian tinggi, kedisiplinan tanpa kompromi, serta kerelaan untuk hadir kapan pun masyarakat membutuhkan.