Minahasa

Rival Luly Ajak Masyarakat Palamba Maknai HUT ke-588 Minahasa dengan Kerja Nyata

Rival Luly Ajak Masyarakat Palamba Maknai HUT ke-588 Minahasa dengan Kerja Nyata

Hukum Tua Rival Luly bersama masyarakat Palamba saat melakukan perbaikan instalasi air bersih beberapa waktu lalu

Penulis: Frangki Wullur | Langowan

Hukum Tua Desa Palamba, Rival Luly, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-588 Kabupaten Minahasa dengan menunjukkan kerja nyata melalui pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan peran masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat.

ADVERTISEMENT

Ajakan tersebut disampaikan Rival Luly kepada BeritaManado.com, Senin (2/11/2026), menjelang peringatan HUT ke-588 Kabupaten Minahasa yang jatuh pada 5 November 2026.

Menurutnya, memaknai hari jadi daerah tidak harus diwujudkan melalui kegiatan besar atau sesuatu yang bersifat seremonial.

Lebih dari itu, setiap orang dapat mengambil bagian dalam pembangunan daerah dengan menjalankan tanggung jawab sesuai posisi dan kapasitas masing-masing.

“Tidak perlu dengan sesuatu yang besar. Jika kita adalah perangkat desa, maka jalankan tugas sebagaimana dipercayakan. Apabila sebagai anggota masyarakat biasa, maka buatlah apa yang menjadi kewajiban,” ungkap Rival Luly.

Ia menegaskan, kemajuan Minahasa merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, semangat membangun daerah perlu dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk desa, keluarga, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.

Bagi Rival, kesungguhan dalam menjalankan tugas, kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kebersamaan, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat memberikan dampak bagi daerah.

Ia menambahkan, Desa Palamba sebagai bagian dari Kabupaten Minahasa memiliki tanggung jawab untuk terus mengambil bagian dalam mendukung kemajuan daerah.

“Sebagai bagian dari Kabupaten Minahasa, Desa Palamba siap berkontribusi memajukan daerah ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Rival berharap, momentum HUT ke-588 Minahasa tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam membangun Minahasa.

Menurutnya, pembangunan tidak semata-mata bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata dari seluruh elemen, ia optimistis setiap desa dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan Minahasa.

Baginya, kecintaan terhadap Minahasa tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan selamat ulang tahun, tetapi perlu dibuktikan melalui tindakan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.