
Manado, BeritaManado.com — Bagi sebagian orang, hujan lebat mungkin hanya berarti menunda perjalanan.
Namun, bagi Aipda Yudi Sampelabi, hujan deras pada Jumat siang (19/9/2025) menjadi saksi bisu dari sebuah peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya.
Di tengah hiruk pikuk kawasan Bahu Mall, Manado, ia merasakan sebuah keajaiban yang takkan pernah ia lupakan.
Saat itu, Aipda Yudi sedang mengendarai mobil Toyota Raize miliknya.
Ia hendak menjemput seorang teman, tak menyadari bahwa beberapa saat kemudian, ia akan menghadapi momen paling menakutkan dalam hidupnya.
Di tengah derasnya air hujan, tiba-tiba terdengar suara keras menghantam mobil.
“Saya langsung kaget. Tiba-tiba saja, mobil yang saya kendarai seperti dihantam sesuatu yang sangat keras,” tutur Aipda Yudi dengan suara yang masih terdengar bergetar.
Tak butuh waktu lama untuk menyadari apa yang terjadi.
Begitu ia keluar dari mobil, matanya terbelalak melihat kanopi besar yang menimpa kendaraannya.
Sebuah kanopi yang roboh dari corner di Bahu Mall telah menghancurkan bagian atas mobilnya, meremukkan atap dan kaca hingga tak berbentuk.
Jika saja puing itu jatuh sedikit lebih ke kanan, nasibnya mungkin berbeda.
“Puji syukur, tidak ada orang lain di dalam mobil. Hanya saya sendiri,” ucapnya, menarik napas lega.
“Hanya mobil yang rusak parah. Saya sama sekali tidak terluka,” cerita Aipda Yudi dengan syukur.
(Jhonli Kaletuang)
