
Manado – Tepat hari ini bangsa Indonesia telah genap 68 tahun bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam 68 tahun ini sudah banyak yang terjadi di kehidupan bangsa yang mejemuk ini. Dalam mengisi kemerdekaan Indonesia tidak sedikit sosok wanita yang menjadi tokoh penting dalam perjuangan. Namun bagaimana kah dengan kemerdekaan bagi perempuan? Eka Rahmi Thalib mengatakan masih banyak tugas yang harus dilakukan oleh perempuan demi tetap mempertahankan kemerdekaan yang mereka peroleh.
“Bagi kaum perempuan kemerdekaan berarti kehidupan setara dalam menuntut ilmu,beragama,berumah tangga,berpolitik dan membela bangsa dan negara. Namun masih ada diskriminasi yang terjadi bagi kaum perempuan contohnya kekerasan dalam rumah tangga dan kasus traffiking, inilah yang saya perjuangkan,” tutur tokoh perempuan kota Manado ini.
Dirinya menegaskan bahwa perempuan harus berani untuk masuk kedalam dunia politik yang notabene didominasi oleh kaum lelaki. Dia menegaskan bahwa jika perempuan tidak terlibat langsung dalam berpolitik maka hak-hak perempuan akan tergerus karena tidak ada yang membela hak-hak tersebut. (jendri frans mamahit)
