
(Doc Rei Rumlus)
Manado, BeritaManado.com — Keluarga besar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengadakan Ibadah penghiburan atas berpulangnya almarhumah Dra. Jacoba Carolina Pangemanan SS, atau yang sering disapa Oma Coby,di Citra Land Diamond Hill 3 Nomor 56, Sabtu (8/2/2020).
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat MSc, DEA, mengucapkan turut berdukacita atas berpulangnya almarhumah Oma Coby, yang merupakan isteri dari mantan Rektor Unsrat Manado periode 1965 hingga 1969 dr. F. H. Palilingan, dan orang tua dari Toar Palilingan SH, MH, Ir Welan Palilingan, Dr. Dona O, Setiabudi SH, MH, Ir. S. Komansilan MS.
“Saya teringat waktu pelantikan periode ke dua menjabat sebagai Rektor Unsrat, almarhumah Oma Coby sempat memberikan selamat dan semangat kepada kami,” Ellen Kumaat
Lebih lanjut, Rektor Unsrat Manado menuturkan almarhumah Oma Coby merupakan panutan karena merupakan sosok yang perhatian, tangguh, dan semangat.
“Kita tau bersama pada tahun 1965 hingga 1969, saat di mana situasi sedang penuh dengan keberagaman tantangan, kesulitan, dan dinamika. Almarhumah Oma Coby sudah menjadi pendamping (Istri) dari Rektor Unsrat, yang setia selalu memberikan semangat kepada suami dalam memimpin Unsrat agar tetap eksis dan mampu melewati masa-masa sulit hingga Unsrat bisa tetap eksis sampai sekarang,” ucap Ellen Kumaat.
Ellen Kumaat juga mengatakan tidak hanya menjadi istri dari Rektor Unsrat, almarhumah Oma Coby juga pernah mendampingi sang suami saat menjabat sebagai Dekan Fakultas Sosial Politik (Sospol).
“Sekali lagi sebagai Rektor dan atas nama keluar Manalip Kumaat mengucapkan turut berduka yang sedalam-dalamnya, banyak warisan telah ibu berikan kepada Unsrat. Jasa-jasa, pengabdian, dan harapan ibu tidak akan pernah kami lupakan,” tandas Kumaat.
Diberitakan sebelumnya, Dokter Bert Adriaan Supit menuturkan turut berdukacita atas berpulangnya sahabat dekatnya almarhumah Dra Jacoba Carolina Pangemanan SS atau yang sering disapa Oma Coby, isteri dari mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, periode 1965 hingga 1969, dr. F. H. Palilingan, Jumat (7/2/2020).
(ReyRumlus)
