Jumlah hasil pengujian lapangan oleh Tim BPKP selama dua hari adalah sebanyak 4.247 SR hal tersebut sudah termasuk wawancara. Data ini melahirkan anomali dan memunculkan dugaan rekayasa mengenai kondisi lapangan.
Ia menjelaskan, hasil konfirmasi tanggal 17 Maret 2022 dengan petugas PDAM Kota Bitung yang tugas pokok melakukan pembacaan meteran SR, dijelaskan bahwa dalam satu hari maksimal diperoleh 100 SR.
“Nah, bagaimana mungkin hasil pengujian auditor BPKP dalam dua hari memperoleh hasil pengujian sebanyak 4.247 SR sudah termasuk wawancara? Ini kondisi yang dianggap irasional dan abnormal. Muncul dugaan rekayasa, karena data tidak diperoleh berdasarkan hasil pengujian fisik di lapangan,” katanya.
Selain itu, menurut informasi dalam proses pengujian lapangan, tim BPKP menggunakan jasa tenaga teknik sipil dari Politeknik Negeri Manado. Hal ini menunjukan kesalahan fatal bagaimana mungkin pengujian air dilakukan oleh tenaga teknik sipil yang bukan kompetensi dan keahliannya.
“Jika pengujian air bukan dilakukan oleh ahli di bidangnya, maka hasil pengujian tidak valid dan tidak dapat diterima kebenarannya,” katanya.
(abinenobm)
