Manado-Gelara turnamen sepak bola Mangindaan Cup yang berakhir sore ini, Minggu (10/3) seperti menyinggung kembali romantismen persepakbolaan Sulut.
Penggila bola kerap merindukan kiprah daerah ini di pentas nasional, seperti masa-masa jaya Persma, Persmin dan Persibom dulu.
“Harus ada kesamaan visi dari pemerintah dan swasta untuk membangun kembali persepakbolaan Sulut kembali ke pentas nasional, sudah lama kami mendambakan hal itu,” sebut Julius Oni Mahune, Persmania dari Bumi Beringin.
Pemerintah dimintanya membentuk konsorsium dari jaringan pihak ketiga sebagai sponsor dana klub sepak bola. Dengan begitu kata dia, tak perlu khawatir klub kekurangan modal atau menggunakan dana dari APBD.
Jeffry Kasenda, warga Winangun, meminta supaya keberadaan klub dari Sulut di pentas nasional bisa mengumpulkan lagi pemain lokal yang kini bermain untuk klub luar.
“Cukup banyak putra daerah yang bermain di luar, termasuk yang berprestasi seperti Firman Utina, kalau sudah ada klub bagus di Sulut kita bisa panggil mereka pulang,” tandasnya. (alf)
