
Minahasa – Menyikapi realitas sosial yang terjadi dewasa ini, seperti terjadinya pergaulan bebas dikalangan generasi muda, mabuk-mabukan dan narkoba, salah pemahaman/intepretasi yang berakibat terjerumusnya kedalam ajaran sesat dan yang saat ini menjadi isu penting adalah maraknya pencurian dalam berbagai modus yang justeru melibatkan anak-anak dibawah umur (anak usia sekolah) sehingga merusak masa depan mereka sendiri, menjadi keprihatinan dari Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil, MPd. Hal itu di katakannya, saat menghadiri Ibadah Syukur HUT ke-162 Jemaat GMIM Sion Warembungan Wilayah Pineleng, Minggu (22/07).
“Peran dan fungsi gereja dalam mengimplementasikan ajaran-ajaran Tuhan Yesus kristus, termasuk didalamnya gereja menjadi mata dan telinga terhadap realita sosial yang ada disekitarnya, serta menyatakan kepedulian dan perhatian terhadap sesama dengan tindakan-tindakan yang nyata,” kata Kansil.
Menurutnya Ini penting dingatkan, karena sampai saat ini kita masih melihat berbagai permasalahan sosial terus berkembang, seperti yang terjadi di kalangan generasi muda saat ini, sehingga menuntut gereja harus lebih berperan dengan realita sosial tersebut, ujarnya.
pada bagian lain Kansil menyebutkan, selaku umat kristiani, kita mengetahui bersama bahwa pertambahan usia merupakan anugera dan berkat dari Tuhan ditengah-tengah kehidupan kita. Karena itu perayaan HUT ini hendaknya mampu menggugah kesadaran jemaat, bahwa selama 162 Tahun bergelut dalam ladang pelayanan, tidak terlepas dari tuntutan dan penyertaan kasih Tuhan, sehingga sudah selayaknyalah menjawab dan membalas kasih Tuhan itu, lewat ucapan syukur yang disertai dengan peningkatan iman dalam rangka pemantapan misi pelayanan kristus, harapnya.
Wakil Ketua Jemaat Pnt Dra. Rosye Kalangi, MSi, menyebutkan, guna menyukseskan HUT jemaat kali ini panitia pelaksana telah melaksanakan berbagai kegiatan olah raga dan kesenian serta bakti sosial, yang melibatkan seluruh jemaat. (*)
