Berita Utama

Kader Demokrat Resah “SK” SHS-MMS

SHS saat menghadiri Musda Golkar lalu (foto beritamanado)
SHS saat menghadiri Musda Golkar lalu (foto beritamanado)

MANADO – Beredarnya isu bahwa SK SHS-MMS telah di keluarkan DPP Partai Demokrat (PD) sebagai pasangan Cagub dan Cawagub,  cukup meresahkan kader Partai Demokrat di Manado. Mereka berharap ada kader PD diakomodir jika DPP merestui SHS sebagai Cagub Partai Demokrat.

“Kami tidak keberatan jika benar SHS yang akan diusung Partai Demokrat namun kami tidak sependapat jika papan dua berasal dari luar kader, DPP harus mempertimbangkan itu karena banyak kader internal yang kapabel dan memenuhi syarat,” tegas Rico Rindengan, kader Demokrat Tuminting.

Kepada beritamanado, Rabu (03/02) pagi, beberapa kader PD mengatakan sependapat dengan Rico, menurut mereka jika tidak ada kader PD yang diakomodir maka dikuatirkan mesin partai tidak akan bekerja maksimal, “yang paling tahu  mesin kendaraan adalah sopir atau pemilik kendaraan itu sendiri,” ujar Alex Katuuk mengumpamakan.

Ketua DPD PD Sulut, Linneke Syennie Watoelangkow SSi kepada Wartawan mengatakan pasrah siapa saja yang akan diusung PD di pilgub nanti, dirinya mengaku belum pernah melihat SK SHS-MMS yang saat ini banyak diberitakan media.  (JRY)

2 tanggapan untuk “Kader Demokrat Resah “SK” SHS-MMS”

  1. negatif thinking banget tu orang..hanya org2 yg pikirannya kotor yg mampu berpikir kotor..kan sebenarnya bagus klo ada pemberantasan korupsi di sulut, siapa pun klo salah ya dihukum..

  2. sarundajang jika benar akan diusung oleh partai dekomkrat, maka partai demokrat beserta kader-kadernya harus waspada. Sebab sarundajang harus dituntut untuk tidak bermain standar ganda. Artinya, disatu sisi sarundajang adalah orang di luar kader partai demokrat yanghanya menggunakan kendaraan partai untuk maju di pilgub. Jadi sewaktu-waktu setelah yang bersangkutan terpilih, maka persoalan yang terjadi di PDIP akan terulang kembali, karena SHS berpikir yang penting sudah terpilih lagi, demokrat sulut mau jadi apa terserah mereka…! ini merupakan sikap yang berbahaya, karena pengalaman yang sudah terjadi di PDIP. Setelah menggunakan kendaraan dan selesai pakai kendaraan langsung lupa, siapa pemilik kendaraan yang dia pakai. Apalagi apabila yangbersangkutan hanya menjual janji untuk berkomitmen sesuai dengan pembicaraan jika menggunakan partai demokrat. menjual janji komitmen bisa dilupakan karena kesenangan yang berlebihan apabila terpilih lagi sebagai gubernur. Good by Demokrat Sulut.. kata-kata ini bisa saja diungkapkan oleh SHS dan juga diungkap dalam hati dengan berpurah-purah menjalankan komitmen. Jadi jangan sampai SHS=Segalanya Hanya Siasat agar bisa terpilih lagi jadi gubernur.
    Disisi lain, sarundajang akan bersikap masa bodoh atas keberhasilan partai demokrat untuk mengusungnya jadi gubernur. Sikap masa bodoh ini karena merasa sudah tercapai segala kepentingan dirinya, dan apabila sarundajang tidak perduli terhadap kenyataan objektif tersebut tidak ada sanksi apa-apa… Semuanya Hanya Sepakat, dan Semua Hiraukan Sanksi….
    Berhati-hatilah Demokrat terhadap sikap tersebut, karena yang rugi adalah Demokrat sendiri, apalagi yang bersangkutan adalah seorang incumbent yang hanya mengandalkan kekuatan kekuasaan sebagai gubernur untuk mempengaruhi SKPD-SKPD dalam mensukseskan kepentingannya, baik pendanaan, promosi dan penyelenggaraan pilkada SHS.

    Buka Mata baik-baik DEMOKRAT… Jangan terjebak oleh SEMUA HANYA SIASAT.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara