
Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, memantau langsung sekaligus membuka pelaksanaan Token Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar tahun 2026 yang digelar di SD Unklab Airmadidi, Senin (20/4/2026).
Kehadiran Bupati Joune menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam mengukur kemampuan akademik siswa sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan arahan serta melihat langsung kesiapan para siswa dalam mengikuti tes.
Dalam pernyataannya, Joune Ganda menekankan bahwa pelaksanaan TKA kali ini tidak hanya berfokus pada kemampuan berhitung semata, tetapi juga pada pola pikir siswa.
“Ini adalah upaya kita untuk mengukur kemampuan dari para adik-adik siswa kita dalam bidang akademik. Memang yang diangkat dalam proses TKA pada saat ini adalah cara berpikir,” ujarnya.
Ia menjelaskan materi dalam tes lebih banyak disajikan dalam bentuk cerita dan pola, bukan sekadar angka.
“Jadi ini isinya mengenai pola-pola yang ada berbentuk cerita. Anak-anak ini diajak untuk memahami dalam bentuk konsep. Mungkin kalau sebelumnya hanya berupa angka plus angka, sekarang ini berbentuk cerita,” jelasnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut sangat penting agar siswa mampu menunjukkan kemampuan berpikir yang lebih komprehensif.
“Ini sangat penting supaya mereka bisa menunjukkan kemampuan mereka. Penilaian akademik tidak hanya dari sisi angka semata, tetapi juga way of thinking, cara berpikir mereka, serta pemahaman mereka dari cerita yang dituangkan dalam bentuk angka,” jelas Joune.
Ia menilai metode ini akan memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter siswa.
“Saya rasa ini sangat baik, karena akan membentuk karakter pendidikan yang lebih luas. Mereka mampu berimajinasi, berpikir, dan juga mampu melakukan langkah-langkah yang lebih kompleks,” tandasnya.
Di kesempatan ini, Bupati Joune didampingi Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara, Jofieta Supit.
