
Palembang, BeritaManado.com – Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen periode 2017-2020 Jan Samuel Maringka memberikan pujian terhadap kinerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan Ketut Sumedana.
Menurut Jan Maringka, Ketut Sumedana adalah sosok pemimpin dengan hati nurani yang diyakini dapat membawa Kejaksaan Tinggi Sumsel lebih baik lagi kedepan.
Pernyataan tersebut disampaikan Jan Maringka usai melakukan pertemuan di Ruang Kerja Kajati Sumsel, Jumat (7/11/2025).
“Saya hadir di tempat ini untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan kepada beliau yang belum lama ini dilantik sebagai Kajati Sumsel,” ungkap Jan Maringka.
Ditambahkannya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi dirinya untuk secara langsung menyampaikan ucapan selamat bertugas dan memberikan dukungan bagi Kajati bertugas di Sumsel.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen hubungan emosional dan profesional antara pejabat senior yang telah beralih fungsi sebagai advokat dan pengajar pada berbagai kampus di ibu kota Jakarta.

Meski demikian, hubungan tersebut tetap terjaga dalam koridornya dalam konteks penegakan hukum yang tidak pernah terputus.
Sebagai Dosen pada kampus-kampus di Jakarta, Jan Maringka juga menyampaikan harapannya agar kajati menjaga sinergi antara Kejaksaan dengan pemerintah daerah agar terus terjaga, sehingga kehadiran Kejaksaan dapat memberikan manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat.
Dalam pertemuan penuh kekeluargaan tersebut, Jan Maringka juga menekankan pentingnya peran aktif Kajati sebagai pemimpin yang dapat menghadirkan rasa keadilan dengan kebijakan yang lekat dengan kepastian hukum dan kepentingan umum.
“Saya sangat berharap kehadiran Kajati Sumedana memberikan dampak positif dalam menjaga marwah institusi dalam upaya penegakan hukum serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat Sumsel,” katanya.
Selain ucapan selamat, Maringka juga berbagi pengalaman mengenai profesionalisme serta integritas dalam penegakan hukum.
Ia menekankan bahwa pejabat tinggi harus mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, menjaga kredibilitas institusi dan menghadirkan keputusan yang tepat di waktu tepat.
Kehadiran Maringka di Palembang juga menjadi dorongan moral bagi jajaran Kejaksaan Tinggi Sumsel.
Ia menekankan bahwa keberhasilan institusi bergantung pada kerja tim yang solid, kolaborasi internal dan komitmen seluruh pegawai untuk menjaga etika profesional.
Sinergi antara pimpinan dan staf dianggap krusial untuk memastikan proses hukum berjalan dengan lancar dan transparan.
Para pengamat hukum menilai pertemuan tersebut penting karena memperlihatkan dukungan dari mantan pejabat nasional terhadap pimpinan wilayah.
Kehadiran Jan Maringka diharapkan memberi inspirasi bagi Kajati dan jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum serta untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah.
Maringka menutup pertemuan dengan pesan agar tetap ada komunikasi yang terbuka antara kejaksaan, pemerintah dan masyarakat.
