
Manado – Mencuatnya dugaan korupsi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) kota Manado terkait anggaran wisata kuliner berbandrol Rp850 juta ke media massa, mendatangkan tanggapan keras dari Jaringan Aktifis Mahasiswa 9 Kampus (JAM 9K) Sulut, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulut pun ditantang mengusut tuntas kasus tersebut.
“Kami mendesak Polda Sulut mengusut tuntas dugaan korupsi anggaran penyelenggaraan Wisata Kuliner kota Manado, beberapa waktu lalu. Kami mensinyalir ada permainan antara Kepala Dinas Pariwisata dengan perusahaan EO yang mengatur penyelenggaraan, ada kemungkinan gratifikasi dan unsur korupsi pada kegiatan tersebut,” tegas Koordinator JAM 9K, Brayen Lajame kepada BeritaManado.com
Sekedar untuk diketahui, pada pemberitaan sebelumnya Wali Kota Manado terkejut dengan persoalan tersebut dan pihaknya menyerahkan ke persoalan hukum. (risat)

Welly, yG saya Hormati, Saya tdak Perna di manfaatkan Oleh Senior” saya, Saya bangga punya Senior seperti Mereka yG meluangkan waktu untuk membekap dan mengajari saya sehingga Saya bisa tampil di Permukaan SULUT untuk Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Kepada Penguasa” di Sulut… Kalau Saudara Welly punya Sentimentil dengan Senior” saya, Jangan libatkan Saya… Salam Damai Dari Saya…:)
9 Kampus dari mana ngoni? So tau ini move Lajame dimanfaatkan senior, tapi berjuang terus demi kebenaran…
Semangat rekan-rekan aktifis Mahasiswa, bersihkan Manado dari para koruptor, kita bangga deng ngoni pe gerakan
Sebagai Bentuk Respon kami dalam upaya Pengendalian Korupsi di Sulut, Kami sangat Mengapresiasi Kejelihan JAM 9K dalam menyikapi Problem yG ada di Sulawesi Utara
Wuih apa jadinya Republik kita, korupsi dimana2,hidup mahasiswa ganyang koruptor!