Perayaan Imlek 2564 di tahun 2013 masehi ini akan menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan serta meningkatkan etos kerja sehingga kita memperoleh banyak berkar dan keberhasilan. Hal ini disampaikan Walikota, Hanny Sondakh bersama Wakil Walikota, Max Lomban dan Sekkot, Edison Humiang.

“Marilah kita terus belajar dan senantiasa menjalankan nilai dan perlaku yang bajik, seperti saling menghormati, toleransi satu sama lain, serta tetap rukun dan bersatu sebagai sebuah bangsa,” kata Sondakh, Lomban dan Humiang.
Ketiganya meminta, jika ada permasalahan yang berkaitan dengan hubungan antar-komunitas atau antar-umat beragama, harus diselesaikan secara tepat, jernih, dan damai, sesuai dengan konstitusi, undang-undang dan pranata-pranata lainnya.

“Jika permasalahan itu berkaitan dengan akidah agama, marilah pula kita carikan solusinya yang tepat, dengan pula mendengarkan pandangan dari para pemuka agama itu,” katanya.
Yang jelas, menurut ketiganya, cegah dan jauhi tindakan kekerasan dalam mengatasi permasalahan itu. Sebab, jika terjebak dan mudah melakukan kekerasan dan main hakim sendiri, maka sesungguhnya mengingkari dan merusak nilai, norma, kaidah negara hukum, negara demokrasi, dan negara yang menjunjung tinggi multi-

kulturalisme dan kerukunan antar-umat beragama.
“Lewat hari yang bersejarah dan membahagiakan ini, kami sampaikan Selamat Tahun Baru Imlek kepada Umat Konghucu dan etnis Tionghoa di Kota Bitung, marilah kita semua tetap rukun dan bersatu dalam mengatasi berbagai tantangan yang kompleks dan terus membangun untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya.(*)
