Minsel

Istri Dan Anak-Anak Alm Sanly Lendongan Terima Dana Asuransi Rp 175 Juta

ahli waris terima dana asuransi Allianz
Sonya Johanis istri Alm Sanly Lendongan Terima dana Asuransi Jiwa Allianz

Amurang – Sonya Johanis istri almarhum Sanly Lendongan bersama tiga orang anaknya menerima dana asuransi sebesar Rp 175.644.188,- dari perusahaan asuransi Allianz, Selasa (12/7/2016).

 

“Saya dan anak-anak sangat bangga pernah memiliki Sanly. Sebagai suami dan ayah semasa hidupnya dia sangat bertanggungjawab bahkan sampai dia sudah tiada kini, kami tidak ditinggalkan kekurangan. Kami hanya dapat bersyukur pada Tuhan atas segala kebaikannya,” tutur Sonya.
Penyerahan dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh kepala cabang Allianz Manado David Rambing didampingi agen Allianz dan Kumtua Desa Kilometer Tiga dan tokoh agama setempat, dirumah almarhum tepatnya di desa Kilometer Tiga Kecamatan Amurang.

 
Semasa hidupnya almarhum Sanly Lendongan seorang jurnalis sekaligus wartawan biro Minsel media online beritamanado.com juga sebagai Ketua Forum Pers Minsel sempat menandatangani polish asuransi Allianz yang diberikan oleh Jein Lendentarian selaku agen resmi asuransi Allianz.

 
“Almarhum Sanly Lendongan baru membayar asuransi selama 5 bulan dengan biaya per bulan sebesar 500 ribu rupiah namun Allianz membayarkan klaim Asuransi kematian sebesar 175 juta rupiah setelah melewati investigasi dokter Allianz ke dokter yang menyatakan almarhum meninggal dunia di rumah sakit. Uang tersebut ditransfer langsung ke rekening ahli waris,” ujar Jein kepada beritamanado.com, Rabu (13/7/2016).

 
Menurut Jein untuk klaim penyakit kritis almarhum sebesar Rp 150 juta tidak dapat diproses sebab tidak memenuhi syarat.

 
“Untuk penyakit kritis jantung alm, yang senilai Rp.150.000.000 terdiagnosanya usia polis asuransi alm belum memenuhi syarat karena terdiagnosa sakit kritisnya alm belum 90 hari ikut asuransi. Uang tentunya tidak dapat menggantikan posisi almarhum yang sudah tidak ada kini. Namun kami berharap semoga dana asuransi ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh keluarga selaku ahli waris,” jelas Jein.

 
Almarhum Sanly Lendongan  meninggal dunia akibat penyakit jantung di usia 40 tahun pada hari Minggu, 12 Februari 2016 sekitar pukul 04.30 wita di rumah sakit Prof Kandouw Malalayang Manado.

 

(Isak Mamoto)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara