MANADO – Pertamina minta masyarakat Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tidak terprovokasi informasi wajib gunakan Pertamax bagi kendaraan plat hitam mulai 1 April 2012 yang bermunculan di jejaring sosial.
“Hingga saat ini, Pertamina masih menunggu kebijakan pemerintah tentang pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, namun yang jelas keharusan guna pertamax mulai 1 April tahun ini, tidak benar,” kata Sales Area Manager BBM Retail Pertamina Manado, Irwansyah, Selasa (24/1).
Irwansyah mengatakan, ada beberapa kemungkinan yang bisa dilakukan terkait pembatasan BBM bersubsidi, yakni menaikkan harga BBM bersubsidi atau mengalihkan ke BBM non subsidi, tetapi mana yang akhirnya dipilih masih belum diputuskan pemerintah.
“Kendati keputusannya belum turun untuk di Manado, tetapi yang bisa dipastikan, penerapannya pasti dilakukan secara bertahap,” kata Irwansyah.
Tidak mungkin langsung menghentikan suplai BBM bersubsidi bagi kendaraan angkutan pribadi, tetapi kebijakan yang dimaksudkan menghemat keuangan negara tersebut, akan dilakukan secara bertahap.
Irwansyah mengatakan kebijakan pembatasan BBM bersubsidi tidak dilakukan serentak di seluruh Indonesia, tetapi penerapannya disesuaikan dengan daerah yang bersangkutan.
Imbas informasi melalui jejaring sosial tentang keharusan menggunakan pertamax pada 1 April 2012 membuat pemilik kendaraan pribadi di Manado mulai was-was, karena dampaknya biaya transportasi pasti bertambah besar.(del)
