Kota Manado

Ini yang Membuat Jemmy Asiku Terharu

Jemmy Asiku bersama Anak-anak Panti1

Jemmy Asiku (JA) bersama anak-anak panti saat buka puasa bersama (Bukber) yang digelar itCenter, Rabu (6/24/2015).

 

Manado – Buka puasa bersama jemaah Mesjid Al-Mutaqin Pondol dengan Jemmy Asiku (JA)  dan itCenter, Kamis (24/6) menghadirkan kesan mendalam bagi bakal calon wakil walikota Manado itu.

Saat  membaur bersama puluhan jemaah, JA  merasakan sambutan dan kehangatan yang luar biasa. Mata  ayah dua anak ini bahkan berkaca-kaca saat imam mesjid, KH. M. Albuchori memberikan Tausiah  kepada semua jemaah dan wejangan khusus buat pemilik itCenter itu.

Mengutip beberapa ayat di injil Markus, Albuchori meminta JA untuk mengikuti panggilan hati nurani membantu orang yang kurang beruntung.

“Saat seorang pemuda kaya bertanya apa yang harus dia lakukan untuk mengikuti Tuhan, Tuhan menjawab orang tuamu, jangan  bersinah, jangan bersaksi dusta,  jangan mencuri dan  jangan membunuh.  Pemuda tersebut mengatakan sudah melakukan itu semua. Kata  Tuhan lagi, tinggalkan semua hartamu baru bisa mengikuti Aku,”  ujarnya.

Jawaban Tuhan itulah menurut Albuchori ini yang membuat pemuda bimbang.

“Dia ragu-ragu mengambil keputusan. Dalam injil Mat 19:24 dikatakan lebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Jika kemudian Pak Jemmy Asiku tergerak hati melayani banyak orang, maka inilah panggilan jiwanya.” ujar Albuchori.

Imam bersahaja ini sendiri rupanya mengenal cukup baik siapa JA.

“Pak Jemmy dulu biasanya melewati  mesjid dan kompleks Pondol ini  saat sekolah di SMU Rex Mundi. Saya kira dia tak banyak berubah. Kita percaya dia mengenal baik kota ini,”  ucapnya.

JA yang diminta langsung Albuchori menyampaikan sepatah dua kata menghaturkan terima kasih atas kesempatan berharaga itu.

“Saya benar-benar terharu karena Imam tahu dengan baik apa yang mendasari panggilan saya maju di Pilwako Manado. Dasar alkatabiah itu saya hanya pernah sampaikan ke keluarga dan beberapa orang saja, tapi Pak Imam justru mengupasnya dengan baik. Terima kasih Pak Imam dan semua jemaah,”  ucap JA dengan terbata-bata.

Pengusaha muda sukses ini mengaku memang tergerak hati untuk maju karena ingin berbuat lebih banyak untuk masyarakat dan Kota Manado.

“Doa itu besar kuasanya. Saya mohon doa restu bapak/ibu dan saudara semua. Mari BerSaMa membangun Manado kota yang kita cintai,” ungkapnya.

Sekedar diketahui setiap Ramadhan, JA dan itCenter memang  kerap hadir dan menggelar acara buka puasa bersama untuk menjalin  silahturahmi dengan umat. Begitu pula saat Natal, pria low profile dan segenap karyawannya menggelar safari Natal  dan kegiatan lain  demi terus memupuk tali persaudaraan. (adm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara