Agama dan Pendidikan

Ini Rangkaian Ritual Momentum Tahun Baru Imlek, Hari Raya Agama Khonghucu

Agenda tersebut dilaksanakan Senin malam dan Selasa pagi.

Ada tradisi khusus umat di TITD Klenteng Ban Hing Kiong Manado dilaksanakan ritual Poa Pwee bertanya kepada Shen Ming (Sien Beng) untuk pelaksanaan upacara sembahyang Capgomeh.

Dilaksanakan pada hari Selasa pagi tanggal 14 Februari 2024, dimana Tahun ini bertepatan saat dilaksanakan Pemilihan Umum serentak.

Dulu, tradisi ratusan tahun ini hanya ada di Klenteng Ban Hing Kiong yang kemudian tradisi ini ditemukan juga di Klenteng di daerah lain misalnya Bitung, Gorontalo dan daerah lain.

Dalam naungan lembaga keagamaan Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma (PTITD), saat ini khusus dimulai sejak tahun 2010, Klenteng Kwan Kong TITD Kwan Seng Ta Tie Manado melaksanakan ritual Capgomeh keluar ke jalan raya “Pasiar Tapikong” setiap tahun (kecuali saat Pandemi Covid 19 dengan adanya pembatasan) tanpa lagi memperhatikan dan mengacu kepada ritual Poa Pwee.

Hari Sabtu tanggal 17 Februari malam hari, dilaksanakan sembahyang besar kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yakni sembahyang Jing Tian Gong (Keng Thi Kong, dialek Hokkian) atau tradisi di masyarakat Tionghoa menyebutnya sembahyang Tian Gong, Ti Gong.

Sembahyang tersebut dilaksanakan saat tanggal 8 bulan 1 Imlek malam hari jelang tanggal 9 bulan pertama penanggalan Yinli (Imlek).

“Nabi Kongzi bersabda: Maha besarlah kebajikan Qui Shen (Kwi Sien) Tuhan Yang Maha Rokh. Dilihat tidak nampak, didengar tiada terdengar, namun tiap wujud tiada yang tanpa Dia. Demikianlah menjadikan umat manusia di dunia berpuasa, membersihkan hati dan mengenakan pakaian lengkap sujud bersembahyang kepada-Nya. Sungguh Maha Besar Dia, terasakan di atas dan di kanan kiri kita. Di dalam Kitab Shi Jing (Si King) tertulis, adapun kenyataan Tuhan Yang Maha Rokh itu tidak boleh diperkirakan, lebih-lebih tidak dapat ditetapkan. Maka sungguh jelas sifat-Nya yang halus itu, tidak dapat disembunyikan dari Cheng (Sing) keimanan kita. Demikianlah Dia”
(Kitab Zhong Yong Tengah Sempurna Bab XV).

Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024, diadakan ritual persembahyangan hari suci Para shen Ming (Sien Beng) terlebih khusus bagi Kongco Guan Gong (Kwan Kong).

Pada hari Sabtu, tanggal 24 Februari 2024 dilaksanakan persembahyangan besar sebagai puncak perayaan Tahun Baru Imlek yakni Yuan Xiao (Goan Siau) yang disebut pula Capgomeh atau hari ke lima belas.

Sembahyang besar kehadirat Huang Tian Shang Di (Hong Tian Siang Tee) Tuhan Yang Maha Besar Maha Kuasa Maha Agung ditempat yang Maha Tinggi.

Sembahyang ini pula dilakukan kepada Para Shenming (Sien Beng) dan Nabi Purba (Sheng Huang) dan Para Raja Suci (Sheng Wang), serta orang-orang suci (Sheng Ren) dan Nabi Kongzi (Khongcu).

Dalam tradisi Tionghoa Manado saat Capgomeh dilaksanakan upacara besar yang disebut “pasiar Tapikong” sebagai wujud hari kebesaran dan kemuliaan Tuhan Yang Maha Kuasa dan pemberian berkat dari para Shen Ming (Sien Beng) yang berkeling jalan raya dan melakukan ritual pengorbanan.

Makna ritual persembahyang dalam rangkaian perayaan Tahun Baru imlek ini memberikan pemahaman bahwa tahun baru Imlek bukan sekedar adat tradisi budaya Tionghoa semata tapi terkandung makna Spiritualitas, dengan berbagai ritual persembahyangannya.

Saat momentum Tahun Baru Imlek adalah saat kontemplasi, introspeksi diri dan pembinaan diri. Namun, bagi umat Khonghucu dimaknai bahwa proses membina diri, introspeksi diri menjadi “manusia yang baru” bukan hanya saat tahun baru Imlek.

Ritual ini juga dilaksanakan setiap saat setiap waktu, sebagimana ayat suci yang tersurat dibawah ini :

“Tang Zhi. Pan Ming. Yue; Gourixin, ri ri Xin. You ri Xin. Pada Tempayan Raja T?ng terukir kalimat: Bila Suatu hari dapat memperbaharui diri, perbaharuilah terus tiap hari dan jagalah agar baharu selama-lamanya”
(Kitab Da Xue (Thay Hak) Ajaran Besar Bab II : 1 )

(***/Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara