Berita Utama

Ini Dampak Manado Menjadi Smart City

Ini Dampak Manado Menjadi Smart City

Manado, BeritaManado.com – Pemerintah kota Manado melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Manado, Gelar Statistik Bidang Kominfo Tahun 2019.

Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Data Statistik Dalam Mendukung Manado Smart City”, dilakukan di ruang serbaguna pemkot Manado, Rabu (10/7/2019).

Ini Dampak Manado Menjadi Smart City

Kepala Dinas Kominfo kota Manado, Erwin Kontu, SH saat membuka kegiatan menjelaskan bahwa Manado saat ini terus mengembangkan Manado menjadi smart city.

“Ada beberapa aplikasi yang dibuat pemerintah kota Manado untuk menunjang Manado menjadi smart city, seperti C3, Panada, dan Ponter yang merupakan quick win kota Manado,” jelas Erwin Kontu.

Ini Dampak Manado Menjadi Smart City

Sebagai pembicara, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Heintje Lombone, S.Kom, M.Si menjelaskan, bahwa Manado saat ini sedang terus berkembang menuju kota cerdas (smart city).

Dijelaskan Heintje, ada 6 dimensi masterplan smart city yang dimiliki kota Manado.

“6 dimensi masterplan kota Manado adalah smart govermance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment,” kata Heintje.

Ini Dampak Manado Menjadi Smart City

Lebih lanjut dikatakan Heintje, ada beberapa dampak ketika Manado menerapkan smart city.

“Dampaknya yaitu respon time lebih cepat, pelayanan lebih luas dan mudah, kinerja lebih terukur, clean dan transparan pemerintahan,” jelas kepala bidang Aptika, Heintje Lombone.

Ini Dampak Manado Menjadi Smart City

Diakhir kegiatan, Heintje Lombone memberitahukan beberapa penghargaan yang diperoleh kota Manado.

Tahun 2016, 5 penghargaan,
Tahun 2017, 17 penghargaan nasional,
Tahun 2018, 21 penghargaan,
Tahun 2019, 9 penghargaan (Januari-Mei).

(MiltonPantouw)

Baca juga:

Dinas Kominfo Manado Gelar Statistik Bidang Kominfo Tahun 2019

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara