KOTAMOBAGU – Seorang ibu rumah tangga nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Teis Mokoagow (22 thn) warga pobundayan, ditemukan sudah tidak bernyawa lagi oleh suaminya, Andung Makalalag (33 thn), pada hari selasa (06/12) sekira pukul 15.00 wita di kompleks perkebunan yang terletak di desa Bungko.
Informasi yang dihimpun, korban yang sehari – hari bekerja sebagai petani ini, pada saat ditemukan berada dalam posisi telungkup dengan leher terikat tali. “Dia ditemukan pertama kali oleh suaminya, karena mendengar teriakan bunuh diri dari korban “ ujar salah seorang warga yang enggan namanya diberitakan.
Meninggalnya Teis menghebohkan warga pobundayan, beberapa tetangga langsung berdatangan ke rumah korban. Bahkan, saat mayat teis dibawa ke RSU Datoe Binangkang. Kerabat dan anggota keluarga, berbondong – bondong ke Rumah Sakit tersebut untuk melihat mayat Teis.
Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno, SIK melalui Kabag Ops AKP Rustanto, SIK saat dihubungi mengatakan bahwa “Dari hasil penyelidikan di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dimungkinkan adanya motif ekonomi sehingga korban mengakhiri hidupnya” ujarnya.
Ia menambahkan juga “Pihak keluarga dan suami korban menolak pihak Rumah Sakit untuk melakukan otopsi. Maka, penyidik dari Kepolisian langsung menyerahkan sepenuhnya jenazah Teis untuk dimakamkan oleh keluarganya” tukasnya. (zumi)
