
MANADO – Kemenangan Dr GS Vicky Lumentut di Musda Partai Demokrat Sulut, makin menunjukkan hegemoni, dan dominasi kubu EE Mangindaan di Partai Demokrat Sulut. Hal ini diutarakan Pemerhati Politik Sulut, Jerry Erungan kepada beritamanado, Jumat (08/04).
Menurutnya, keragu-raguan Dr SH Sarundajang untuk maju di arena Musda PD, sebelum akhirnya memutuskan bertarung merupakan salah satu indikasi penyebab kekalahan yang memalukan di Musda PD.
Sementara itu, unggulnya Vicky di Musda Demokrat, membuktikan cantiknya permainan kubu Mangindaan yang di back up oleh DPC Partai Demokrat Manado, sebagai ‘playmaker’ yang mengatur irama politik menjelang Musda PD di Hotel Peninsula.
Jerry, mengatakan, sempat molornya Musda dari jadwal semula, dan simpang siurnya lokasi Musda, antara Gran Kawanua Internasional Convention (GKIC) dan Hotel Peninsula, merupakan bagian dari gesekan dua kekuatan, yang akhirnya dimenangkan kubu yang bermarkas di Hotel Peninsula.
”Mungkin kalau di GKIC (Hotel Novotel) tempat pelaksanaannya, situasi dan siapa pemenang akan lain. Tapi kelihatan DPP dalam hal ini Anas Urbaningrum, memilih kandidat yang lebih muda,” tutur Jerry meyakinkan. (abm)

ini pertanda onget nyanda jaga iko perkembangan. tahu-tahu GSVL so ambe pensiun, masih bilang konyol. ngana yang bogo-bogo onget. makasih beritamanado.com
Sayangnya DPP PD dan Mangindaan nyata-nyata langgar aturan dengan mendukung GSVL, krn GSVL masih berstatus PNS yang dilarang oleh aturan utk jadi anggota dan pengurus Parpol (Psl. 3 PP No. 12 thn 1999). Lebih parah lagi, ada edaran Menteri sebelum Manginddaan (Sofyan Efendy), yang menegaskan PP tersebut. Dan lebih konyol serta memalukan lagi, GSVL itu baru saja diwisuda Sarjana Hukum Unsrat, yang diharapkan menjadi darah segar dalam penegakkan hukum. Hhhhhhhhhhhhh…………
Bagaimana tidak kuat? kan Menteri dibandingkan dgn Gubernur. Harusnya SHS tahu. Apakah ini buktinya ada orang bilang cara berpolitiknya sdh menurun? Harap SHS tetap jaya memimpin Sulut.