Berita Utama

Jim Robert Tindi Pilih Mundur dari Partai Demokrat

Jim Robert Tindi
Jim Robert Tindi

Manado, BeritaManado.com — Dinamika politik internal Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) kembali mencuat setelah aktivis senior Jim Robert Tindi memutuskan mundur dari kepengurusan DPD Demokrat Sulut.

Keputusan ini diambil tak lama setelah Mor Dominus Bastiaan (MDB) resmi ditunjuk oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua DPD Demokrat Sulut menggantikan Hilary Brigitta Lasut (HBL).

Dalam keterangan yang disampaikan kepada BeritaManado.com, Minggu (5/10/2025, Tindi menegaskan keputusan itu diambil dengan penuh kesadaran dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.

“Saya mundur bukan karena kecewa, tetapi karena saya ingin menjaga konsistensi perjuangan dan integritas politik yang saya yakini sejak awal. Saya tetap menghormati keputusan partai Demokrat,” ujar Jim Robert Tindi dengan nada tenang.

Sebelumnya diberitakan, Mor Bastiaan dipercaya menakhodai Demokrat Sulut dengan dukungan sejumlah kader muda seperti Oskar Manoppo dan Harley “Ai” Mangindaan di posisi wakil ketua, serta Stendy S. Rondonuwu (SSR) sebagai sekretaris.

Penunjukan Mor dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi dan arah politik Demokrat di daerah.

“Beliau dikenal rendah hati, komunikatif, dan mampu menyatukan seluruh kader,” ujar SSR sebagaimana.

Sementara itu, HBL kini lebih difokuskan pada peran nasional di struktur DPP Partai Demokrat.

Di tengah perubahan tersebut, Jim Robert Tindi memilih langkah berbeda.

Aktivis yang dikenal kritis sejak era reformasi ini menyatakan mundur dari kepengurusan sebagai bentuk sikap pribadi yang didasari pertimbangan prinsip dan arah perjuangan politik.

Tindi dikenal luas sebagai figur aktivis yang konsisten memperjuangkan isu keadilan pembangunan, terutama bagi wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Talaud, Sangihe, dan Sitaro.

Ia juga dikenal vokal dalam menyuarakan kritik terhadap kebijakan publik yang dinilainya tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Meski memilih mundur, sejumlah kalangan menilai langkah Tindi tetap menunjukkan kedewasaan politik dan konsistensinya menjaga idealisme.

Sementara itu, Mor Bastiaan dijadwalkan segera melakukan konsolidasi ke seluruh DPC Demokrat di 15 kabupaten/kota untuk menyatukan barisan menghadapi agenda politik ke depan.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara