Namun para ahli kompak mengingatkan agar tidak terburu-buru mengambil keputusan.
“Jangan membeli emas saat harga sedang turun, volatilitasnya masih terlalu tinggi,” kata Robert Gottlieb, eks trader logam mulia JPMorgan Chase & Co yang kini menjadi komentator pasar independen, kepada Bloomberg akhir pekan lalu.
Menurut Gottlieb, selama volatilitas belum mereda dan harga belum menunjukkan konsolidasi, tekanan jual masih akan terus berlanjut.
Baca juga: Aliran Emas PT HWR Diselidiki, Toko Emas Manado-Kotamobagu Digeledah
Kesimpulannya, meski harga emas turun dalam, para ahli sepakat: ini bukan saat yang tepat untuk panic selling maupun panic buying. Yang terpenting adalah mencermati arah kebijakan moneter AS dan dinamika perang di Timur Tengah sebelum mengambil keputusan investasi apapun.
