
Penulis: Sri Surya | Manado
Harga cabai rawit di Pasar Bersehati Manado mengalami kenaikan hingga mencapai Rp110 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu oleh terbatasnya stok pasokan dari daerah penghasil, sehingga berdampak pada lesunya aktivitas jual beli di pasar.
Sofia, salah satu pedagang di Pasar Bersehati Manado, mengungkapkan bahwa cabai rawit yang dijual saat ini berasal dari Gorontalo.
Keterbatasan pasokan membuat harga jual di tingkat pedagang ikut mengalami kenaikan.
“Kalau di sini memang penimbangan asalnya dari Gorontalo. Jadi tong di sini ecernya Rp110 ribu,” ujar Sofia.
Ia menjelaskan, kondisi stok yang tidak mencukupi menjadi faktor utama melonjaknya harga cabai rawit dalam beberapa waktu terakhir.
“Iya, stok kurang,” katanya.
Saat ini, harga cabai rawit di Pasar Bersehati dijual Rp110 ribu per kilogram. Selain cabai, komoditas lain seperti bawang merah juga mengalami kenaikan harga.
“Bawang merah Rp55 ribu satu kilo,” tambahnya.
Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut berdampak langsung pada menurunnya jumlah pembeli di pasar. Sofia mengaku aktivitas penjualan saat ini tidak seramai biasanya.
Menurut Sofia, kondisi pasar saat ini terasa berbeda dibandingkan hari-hari normal, karena berkurangnya minat masyarakat untuk berbelanja akibat kenaikan harga bahan pokok.
“Sunyi sekali, tidak seperti biasa,” tuturnya.
Kenaikan harga cabai dan bawang merah menjadi perhatian masyarakat, mengingat kedua komoditas tersebut merupakan bahan kebutuhan penting dalam rumah tangga.
Jika pasokan belum kembali stabil, harga diperkirakan masih berpotensi bertahan di level tinggi.
