Minsel

Gagal Musim Tanam, Warga Alami Kerugian Hingga Milyaran Rupiah

Amurang – Menyusul kemarau panjang yang menimpa wilayah Minahasa Selatan (Minsel), ribuan petani mengalami kerugian sampai miliar rupiah.

Data yang berhasil diperoleh wartawan media ini, pada Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Minsel, bahwa lahan sawah dan lahan padi ladang di Minsel, sekitar ribuan hektar.

Ribuan hektar lahan ini diketahui sering ditanami padi oleh petani dan lahan sawah basah dan padi ladang.

Kepala Dispertak Minsel Ir Decky Keintjem saat diwawancarai wartawan media ini, mengatakan bahwa sesuai data lahan yang biasa ditanami padi, ada sekitar 11000 hektar.

Terbagi atas 1000 hektar padi lahan sawah, dan 10000 hektar lahan padi ladang. “Musim tanam tahun 2015 yang dilakukan oleh warga, bulan Januari sampai Mei atau Juni hingga kini tidak ada petani yang melakukan penanaman,” ujar dia.

“Penghasilan 1 hektar lahan padi, baik Sawah maupun ladang, keuntungan yang diterima petani sekitar 15 juta rupiah. Jadi jika diasumsikan 11000 hektar lahan, kerugian yang dialami masyarakat petani 165 miliar,” sebutnya. (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara