Bisnis dan Ekonomi

Ekspor Minyak Kelapa Sulut Terbesar ke Amerika

MANADO – Ternyata Amerika Serikat merupakan negara pembeli minyak kelapa terbesar. Terbukti total eksport minyak kelapa ke negara ini mencapai 33,54 persen. Hasil ini merupakan eksport Triwulan Pertama Crude Coconut Oil (CCO) atau minyak kelapa Sulut.

“Devisa yang diperoleh sebesar USD82,68 juta dari ekspor komoditas unggulan Sulut ke Amerika Serikat hingga Maret 2011 sudah mencapai USD27,73 juta. Jumlah tersebut berarti 33,54 persen dari total ekspor triwulan pertama tahun ini,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Dantes Simbolon MA, belum lama ini.

Dia menjelaskan, minyak nabati yang diekspor ke Amerika Serikat yakni minyak kelapa kasar atau Crude Coconut Oil (CCO), diproduksi oleh sejumlah pabrik yang ada di Bitung, Manado dan Minahasa Selatan.

Perolehan nilai ekspor sebanyak USD27,73 juta pada triwulan pertama tahun ini, kata Simbolon, mengalami pertumbuhan 0,22 persen dibandingkan realisasi ekspor triwulan pertama tahun lalu yang sebesar USD26,36 juta. Rincian ekspor Sulut ke Amerika Serikat dalam tiga bulan pertama di tahun 2011, kata Simbolon, pada bulan Januari 2011 hanya sebesar USD1,14 juta, tetapi pada bulan Februari meningkat menjadi USD13,18 juta dan Maret 2011 naik lagi menjadi USD13,41 juta.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Sulut, Hanny Wajong SE. MSi, mengatakan, Amerika Serikat merupakan salah-satu negara yang sangat dominan membeli komoditas andalan Sulut. Kemudian negara lainnya yang menjadi tujuan eksport adalah, China.

“Selain minyak kelapa kasar yang banyak dicari pembeli negara tersebut, pala dan fuli serta komoditas perikanan merupakan produk yang mampu mendatangkan devisa yang cukup besar bagi Sulut,” kata Wajong. (abm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara