
Master Plan KEK Bitung
Manado – Semenjak 2015 lalu Sulawesi Utara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Menurut anggota Komisi 2 DPRD Sulut, Teddy Kumaat, perlambatan ekonomi tak hanya dialami Indonesia tapi juga terjadi secara global.
“Data BPS dan Menko Perekonomian pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk Sulut mengalami perlambatan beberapa tahun terakhir. Terjadi juga di seluruh dunia termasuk Tiongkok negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi. Jadi bukan semata-mata disebabkan kemarau panjang,” ujar Teddy Kumaat.
Mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap tinggi, lanjut Kumaat, Pemprov Sulut telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Visi-misi Olly-Steven menjadikan Sulawesi Utara pusat pertumbuhan di kawasan timur Indonesia dan pelabuhan Bitung sebagai hup port, pelabuhan internasional untuk eksport import dari dan ke Pacifik yang telah mendapat persetujuan pemerintah pusat.
“Nanti masuk keluar barang negara-negara Pacifik akan melewati pelabuhan Bitung. Investasi KEK dimulai 3 Trilliun, Bunaken menjadi otorita juga trilliunan. Nanti juga kita mengundang banyak pihak swasta bermitra dengan BUMD makanya kita buat Perda. Belanja pemerintah dan belanja swasta meningkat maka ekonomi kita juga meningkat dan Sulut bakal menjadi seperti Tiongkok,” tukas Kumaat. (jerrypalohoon)
