
Food Security (CTI-CFF), Gubernur Sulut, DR SH Sarundajang mendapat kesempatan berharga dijamu para menteri dan representasi Negara-negara CTI pada acara Welcome Dinner of 3rd Ministerial Meeting of Coral Triangle Innitiave on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CCF) yang digelar tadi malam (27/10), di hotel Sari Pan Pacific Jakarta.
Pertemuan monumental itu adalah rangkaian diplomasi penting yang dilakukan pemerintah Indonesia terkait pencapaian-pencapaian strategis antar Negara CTI, sekaligus ditetapkannya Sulut atas nama Indonesia sebagai secretariat regional CTI.”Tentu ini sebuah kebanggaan, dan sudah lama kita tunggu-tunggu. Dalam pertemuan ini penuh keakraban, saya diminta menyampaikan beberapa hal terkait potensi Sulut sebagai tuan rumah dalam menopang program CTI ke depan. Semua menyampaikan apresiasi dan dukungan untuk Sulut,” tukas Gubernur Sarundajang sebagaimana dikutip Staf khusus bidang komunikasi Publik, Michael Umbas tadi malam.
Jamuan makan malam yang dirangkaikan dengan peluncuran buku terkait terumbu karang hasil kerjasama dengan WWF itu dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan RI Cicip S. Sutarjo, Mr. Tony Burke, MP. Minister for Sustainability Environment, Water, Population and Communities, The Government of Australia, Mr. Ramon Jesus Paje, Secretary of The Department of Environment and Natural Resources of Republic of Philippines, Datuk Seri Dr. Maximus Johnity Ongkili, Minister of Science and Technology and Innovation of Malaysia, Mr. Thompson Harokaq ‘veh, Minister for Environment and Conservation, The Independent State of Papua New Guinea dan Mr. John Moffat Fugui, Minister of Environment Conservation and Meteorology, The Government of Solomon Islands, Mr. Mariano Assanami Sabino Lopes, Minister of Agriculture and Fisheries, The Democratic Republic of Timor Leste.
Para menteri dari perwakilan Negara CTI tersebut tampak akrab berbincang dengan Gubernur Sarundajang dan beberapa diantaranya melakukan pembicaraan khusus terkait potensi maritim yang dimiliki Sulut. Sebagian juga bernostalgia dengan Sarundajang yang sudah mengenalnya pada saat CTI Summit yang dihadiri oleh enam kepala Negara di Manado, Mei 2009 silam.
”Mereka masih mengingat keramahan dan jamuan kita pada waktu WOC dan CTI Summit yang ternyata menyimpan kesan mendalam,” lanjut Sarundajang. Sesuai rencana, November 2011 mendatang sudah akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan secretariat regional CTI.
“Sudah direncanakan seperti itu. Kita doakan semua berjalan dengan baik, karena ini demi masa depan Sulawesi Utara,” tandas Gubernur lagi. Sebelumnya, Sarundajang sempat mengungkapkan tentang perjuangan Sulut melewati berbagai tahapan hingga ditetapkan menjadi markas besar bagi 6 negara pemilik segitiga terumbu karang yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timur Leste.
“Kita all out untuk ini dan bersaing dengan beberapa negara. Tapi, puji syukur kitalah yang dianggap layak. Ini kepercayaan besar yang harus kita jawab dengan dukungan penuh dan sungguh-sungguh,” kata Sarundajang (*)

Good Job Gubernur. Semoga sehat selalu Tuhan memberkati.