
Manado, BeritaManado.com – Pemkot Manado melalui Dinas Pendidikan akan melakukan penyatuan (merger) SD Inpres Bunaken dan SD Negeri 1 Bunaken.
Rencanannya proses belajar mengajar kedua sekolah tersebut akan dipusatkan di SD Negeri 1 Bunaken.
Menurut mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres Bunaken, Anita Lunggala, rencana merger ini telah ia sampaikan kepada orang tua murid saat penamatan dan kenaikan kelas pada 17 Juni 2022.
“Pertama mendengarnya para orang tua merasa kaget, kami juga guru-guru kaget. Tapi kami harus terima apa yang pemerintah sudah programkan,” kata Anita Lunggala kepada BeritaManado.com, Selasa (21/6/2022).
Dalam penjelasannya kepada orang tua, ia telah menyampaikan bahwa yang akan pindah ke SD Negeri 1 Bunaken bukan hanya anak sekolah saja.
“Tapi kami juga guru-guru, mungkin cuma saya yang tidak karena memasuki tahun ajaran baru saya sudah menjadi Kepala Sekolah SD Siladen,” ungkap Anita.
Anita menjelaskan, yang diketahuinya alasan merger bukan karena jumlah murid dimana SD Inpres Bunaken memiliki 80 siswa dan SD Negeri I Bunaken 79 siswa.

“Pertama kebisingan karena SD Inpres Bunaken dekat dengan mesin pembangkit listrik PLN, kedua kondisi kalau hujan gampang banjir. Jadi apa yang pemerintah pikirkan itu sudah yang terbaik dan kita harus dukung apa yang diputuskan oleh pemerintah,” jelas Anita.
Rencana merger ini menuai berbagai macam tanggapan dari orang tua murid SD Inpres Bunaken, ada yang menolak tapi ada juga menerimanya.
“Sangat disayangkan jika siswa harus pindah ke SD Negeri I Bunaken. Tetapi jika harus merger seharusnya Dinas Pendidikan sosialisasikan dulu kepada kami,” kata Ferdinan dan Malik Paransa, orang tua murid SD Inpres Bunaken.
Sementara orang tua murid lainnya, Dion Moyo, mengatakan mendukung jika kedua sekolah tersebut harus digabungkan.
“Saya menunjang program pemerintah untuk melakukan merger karena hal itu sudah dikaji oleh pemerintah sejak 2021. Harapan kami mutu pendidikan lebih ditingkatkan walaupun sekolah itu sudah disatukan,” ucap Dion Moyo.
Senada, Yuliana Surupati, sebagai orang tua murid juga berharap Pemkot Manado memperhatikan fasilitas sekolah penunjang pendidikan.
“Harapan saya anak-anak itu harus pintar entah dia itu harus sekolah di mana,” lugas Yuliana Surupati.
(BennyManoppo)
