
MANADO – “Tadi saya berencana menyerahkan surat dugaan korupsi di lingkungan pemerintah provinsi Sulawesi Utara kepada wakil gubernur DR Djouhari Kansil MPd, namun Wagub tidak berada di tempat,” tutur Taufik Tumbelaka kepada beritamanado.
Lebih lanjut, masih Tumbelaka mengatakan bahwa surat dugaan korupsi ini akan diberikannya berdasarkan informasi yang diterimanya dari orang dalam pemerintah provinsi Sulawesi Utara yang notabene juga pimpinan.
“Informasi ini terkait dugaan korupsi ini saya terima bukan dari orang sembarangan. Orang tersebut adalah orang yang berada di lingkungan pemerintah provinsi itu sendiri,” lanjutnya
Ketika ditanyai SKPD atau Badan yang terindikasi Korupsi, Tumbelaka enggan memberitahukannya, sebab menurutnya itu adalah rahasia.
“Intinya dari informasi yang saya terima terkait badan mana atau SKPD mana saya telah cantumkan dalam surat yang akan saya tujukan kepada wakil gubernur DR Djouhari Kansil MPd,” katanya.
Tumbelaka yang juga pengamat politik pemerintahan ini akan menyerahkan surat langsung pada hari Senin pekan depan ketika Wakil Gubernur berada di kantor kerjanya. (gn)

buat redaksi, apakah betul saudara atau saudari tidak menampilkan komentar mengenai privasi yang menjurus fitnah? atau hanya khusus di Pemprov Sulut? Pemkot, Pemkab dgn instansi laen boleh mo asal komentar? alangkah indahnya kalau itu menjadi kenyataan. ditunggu redaksi. Tuhan memberkati…
Terima-kasih untuk seluruh pembaca beritamanado.com atas komentar-komentarnya. Namun diingatkan kepada pembaca yang memberikan komentar agar tidak memberikan komentar mengenai privasi seseorang apalagi menjurus fitnah.. Kami tidak akan menampilkan komentar-komentar seperti itu.. Terima Kasih
Ganyang koruptor persetan yang lain mo bilang apa..
Tapi sebaiknya laporannya jangan cuma sampai pada wakil gubernur tapi harus samapi ke KPK biar tuntas tas tas & jangan setengah2, ok bung taufik..
Nda ada yang miring2 disini yang namanya korup sikat se abis..
Nda pandang kaka, ade, sepupu,om, tanta dll..sikat samua.
Langsung pecat! jang tunggu2
Kita setuju pa onald dan adano Coba baca ulang, depe info khan dari orang pemprov jadi dia lapor pemprov no!.Kalo orang dalam di daerah laen ba bisik pa dia, tantu dia lapor juga pa daerah itu. coba orang dalam manado babisik pa dia, pasti bung taufik, ba lapor ke pemkot…
Bagitu kalo orrang ba komentar aneh-aneh dan nda logik. .WKeWKeWK
Aneh bin ajaib. Ketika bung Taufik kritik Vecky-Ai tidak ada yang komentar, ketika kritik Vreeke Runtu tidak ada yang komentar, ketika kritik Sompie Singal tidak ada yang komentar, ketika dia sorot SPPD 45 anggota Deprov Sulut tigak ada yang komentar juga, tapi ketika dia sorot Pemprov Sulut kok banyak yang komentar miring.ada apa ya??
Apapun motivasinya jangan di stop tu usaha membonkar kecoa2 korup busuk di pemerintahan.
buat om taufik tumbelaka: om ini dapa lia aneh kang?? masa om talalu dusu2 di Provinsi, padahal di kabupaten/kota banyak yang pengelolaan keuangan yang nda beres. klo di provinsi dapa lia so bagus itu pengelolaan keuangan (WTP 2 Tahun berturut-turut) om taufik dapa lia cm mw cari2 kesalahan di provinsi kang?? coba kwa om mulai telusuri korupsi di kota Manado, atw le kwa om pe teman/keluarga pa walikota kang??
Pendukung SHS mulai panas…dan (kasiang) parno (paranoid). blum apa-apa udah nuduh.rekayasa…!!!
“membangun tanpa korupsi” so mati… lia ..jo!!!
maju terus bang…kalo ada yang negatif thingking itu biasa…ada yang nggak suka tapi pasti lebih banyak yang suka.sebagai pengamat politik dan pemerintahan bang Taufik yang paling sering ada di tv, koran, majalah dan internet.dukung terus anti korupsi di Sulut.
rahasia bagaimana le ini? itu data blum kase.. so ba ota dulu di media. pasti ada maunya nih om Taufik hihih :P
atas nama pengamat pemerintahan, tapi sepertinya ada “pesan titipan” dari salah satu pemimpin daerah dan petinggi parpol di Sulut.
Lucu lei kwa ini Om Taufik.. Korupsi di Pemprov kase pa wakil gubernur… Kyapa nda kase pa KPK!!!!!!!!…..