
Bupati James Sumendap memberikan arahan pada rapat SKPD
Mitra, BeritaManado.com – Bupati James Sumendap mengaku optimis untuk pengelolaan keuangan tahun 2015 yang sementara diperiksa tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bakal opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Namun kata Bupati, impian tersebut bisa terwujud jika Minahasa Tenggara tidak ‘tersandera’ oleh permasalahan keuangan dari 2007 hingga 2013.
Menurut Bupati, dosa masa lalu yang terbawa sampai pemerintahannya saat ini menjadi alasan kuat yang menghambat Minahasa Tenggara meraih opini WTP.
Hal ini diungkapkan Bupati setelah melaksanakan rapat evaluasi terkait laporan awal dari tim dengan seluruh pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang rapat bupati, Rabu (18/5/2016).
“Persoalan utama kita meraih opini WTP karena dosa masalah lalu yang terus terbawa sampai sekarang, akibatnya Minahasa Tenggara kesulitan untuk mendapatkan opini WTP,” katanya.
Dia menambahkan, jika nantinya permasalah tersebut diserahkan ke pihak hukum maka kemungkinan Minahasa Tenggara dapat mendapatkan opini WTP.
“Kita bisa saja langsung menyerahkan ini ke pihak hukum namun sekarang kita berupaya menyelesaikannya terlebih dahulu dosa-dosa masa lalu ini,” katanya.
Sementara itu terkait evaluasi dari hasil laporan awal tim auditor BPK, menurut Bupati sejauh ini pengelolaan keuangan semakin membaik.
“Dari evaluasi pelaksanaan pengelolaan kita sudah makin membaik apalagi dalam tiga tahun terakhir,” kata Bupati yang mampu mengeluarkan Minahasa Tenggara dari disclaimer.
Bahkan menurut Bupati, jika dievaluasi secara keseluruhan dari tahun 2014 atau setelah secara penuh pemerintahannya bersama Wakil Bupati Ronald Kandoli mengelolah APBD telah sesuai dengan ketentuan standart.
“Kalau sejak tahun 2014 pengelolaan keuangan kita sudah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata Bupati. (rulansandag/*)
