Minut

Di Pulau Bangka So Top Itu HUGEL

Airmadidi – Maria Taramen dari Ormas Tunas Hijau mewakili sejumlah masyarakat Pulau Bangka yang menolak adanya pertambangan, menyampaikan sejumlah dampak dengan hadirnya PT MMP di Pulau Bangka.

Penyampaian Taramen disampaikan langsung dihadapan para Anggota DPRD Minut dalam hearing atau dengar pendapat bersama masyarakat penolak tambang dan pelaku wisata di Pulau Bangka, di kantor DPRD Minut, Rabu (8/10/2014) sore.

Dari beberapa dampak yang disampaikan, Taramen mengatakan. Hugel atau Hubungan Gelap atau perselingkuhan marak dan trend terjadi saat ini di Pulau Bangka.

“Mengapa demikian? Karena orang-orang yang di pekerjakan PT MMP adalah orang-orang dari Jawa, Kalimantan dan orang dari luar Pulau Bangka termasuk pekerja orang Cina,” kata Taramen.

Walau tidak memperinci adanya ‘Hugel’ dan contoh bukti kasus antara Pekerja PT MMP dan masyarakat Pulau Bangka, namun Taramen berkeyakinan dan menegaskan hal itu ada terjadi di Pulau Bangka bahkan lagi ‘nge trend’. (robintanauma)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara