
Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara menggelar rapat paripurna terkait penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, di ruang paripurna Tumatenden, Kamis (9/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Vonny Adel Rumimpunu, didampingi Wakil Ketua Edwin Nelwan dan Chintya Erkle, serta dihadiri seluruh anggota DPRD.
Dari pihak eksekutif, Bupati Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung turut hadir mengikuti jalannya sidang.

Dalam penyampaiannya, Joune Ganda menegaskan rekomendasi DPRD memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Ia memastikan seluruh masukan yang diberikan akan ditindaklanjuti secara serius.
“Rekomendasi DPRD ini menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi kami. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi dasar untuk memperbaiki kinerja pemerintah agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Joune.

Ia juga memberikan apresiasi kepada DPRD yang dinilai telah menjalankan fungsi pengawasan secara optimal melalui pembahasan yang mendalam dan konstruktif.
Lebih lanjut, Joune Ganda menyinggung kondisi ekonomi sepanjang tahun 2025 yang diwarnai berbagai tekanan, mulai dari inflasi hingga kenaikan harga kebutuhan pokok.
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut masih dapat dikendalikan berkat kerja sama berbagai pihak.

“Kita menghadapi tantangan ekonomi yang tidak ringan, baik dari faktor nasional maupun daerah. Namun dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, stabilitas ekonomi tetap terjaga dan pertumbuhan masih berada di jalur positif,” jelasnya.
Menurutnya, capaian tersebut didukung oleh sejumlah langkah strategis, seperti penguatan sektor UMKM, peningkatan investasi, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor unggulan.
Joune menekankan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya hasil kerja pemerintah semata, melainkan buah kolaborasi semua elemen daerah.
“Keberhasilan yang kita capai hari ini adalah hasil kerja bersama. Karena itu, kolaborasi dan sinergi harus terus dijaga agar pembangunan di Minahasa Utara semakin merata dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengambilan kebijakan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan terhadap masyarakat.
Rapat paripurna ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, pimpinan BUMD, camat, serta berbagai elemen masyarakat dan partai politik.
