Berita Utama

“Dear… Bpk Roy Roring”

Jeffry FB

 

Manado – Jeffry dibuat “meradang”. Betapa tidak, netizen pemilik nama lengkap Jeffry Edward Alibasyah merasakan kenyatan pahit karena krisis listrik.

(Baca juga: Krisis Listrik Mestinya Solar Cell Jadi Solusi, Tapi..)

Menurutnya, masyarakat akan sangat terbantu dengan adanya penerangan Solar Cell (tenaga surya) namun sayang, hampir semuanya tak lagi berfungsi.

(Baca juga: Soal PBL Solar Cell, “Baiknya Polisi & Kejaksaan Turun Tangan”)

 

Berikut surat terbuka Jeffry kepada Roy Roring, pejabat Walikota Manado melalui status Facebooknya.

 

Dear… Bpk Roy Roring. Penjabat Walikota Manado.
Selamat malam, Salam hormat…

Krisis listrik yg saat ini sudah pada tingkat terparah, telah menyulitkan kami warga kota Manado, apalagi di malam hari.

Sebenarnya masyarakat akan sangat terbantukan dengan adanya tiang penerangan Solarcel yang menggunakan tenaga surya untuk menyalakan lampu pada tiang tersebut ketika terjadi pemadaman listrik dimalam hari, sebab tiang lampu Solarcel yang dimaksud, tidak menggunakan listrik dari PLN.

Tapi kenyataan pahit harus dirasakan kami masyarakat, sebab Solarcel yang dipasang oleh Pemerintah kota lewat proyek pengadaan untuk tiap lingkungan, yang masing-masing lingkungan mendapat Dua tiang Solarcel untuk dua titik, kini hampir semuanya tak lagi berfungsi, atau sudah tidak menyala lagi.

Dan keadaan ini sudah berlangsung cukup lama, karena sejak dipasang pada tahun kemarin, Solarcel tersebut hanya berfungsi Dua sampai Tiga bulan, bahkan ada yang cuma Satu bulan saja berfungsi kemudian mati hingga saat ini.

Pada kesempatan ini, kami memohon pada bapak, selaku penjabat Walikota Manado, untuk segera memerintahkan kepada dinas terkait agar secepatnya dilakukan perbaikan. Mengingat proyek yang dimaksud menggunakan APBD kota yang diperoleh dari pajak yang kami bayarkan.

Dan apabila Solarcel tersebut tidak akan diperbaiki, kami mohon sebaiknya dicabut saja tiangnya, dari pada menjadi monumen peringatan dan bukti sejarah penyalahgunaan uang rakyat oleh rezim pemimpin sebelumnya.

Demikian, semoga bapak selalu diberkati dan dirahmati kesehatan dan kekuatan dari Tuhan dalam mengemban tugas melayani kami masyarakat kota Manado.

(redaksi)

Baca juga:

2 tanggapan untuk ““Dear… Bpk Roy Roring””

  1. Bagimana nda mo rusak, samua solar cell yang dipakai itu buatan china. Dulu kalu proyek2 pemerintah pake alat2/mesin2 berkualitas buatan jerman, USA, ato minimal jepang. Skarang samua bakurebe pake buatan china. Katanya murah meriah, mar pas rusak baku haga samua.

    Di sisi lain PLN juga nimbole mo harap. Ini so tanggal 3 februari tetap masih ada mati lampu setiap hari di manado. Masyarakat SULUT blum rasa itu fungsi dari tu kapal dari turki. Situasi tetap sama, padahal so janji nda ada pemadaman harian. Trus ini salah siapa???

  2. Persoalan ini sebenarnya sdh sampai di Kejaksaan, akan tetapi terdiam tanpa adaar kabar dan pemberitaan sejauh mana hal tersebut di tindaki. temuan jelas 1. KKN : ada unsur korupsi didalam pembelanjaan dimana spek yg ada tidak sesuai dng bola lampu yg dipasang 2. Nepotisme dimana pihak yg ditunjuk memonopoli pengadaan colarcell itu ditentukan oleh pemerintah seblmn. kedua hal diatas perlu di telusuri karena utk collarcel kasusnya sdh kompleks, ada jg tiang terpasang dan tidak pernah difungsikan karena rusak. Program Berbasis Lingkungan (PBL) sebenarnya baik adanya, akan tetapi pelaksanaan dibawah banyak sekali kekeliruan, dan terkesan di tutupi. ada kepala lingkungan sekarang sdh bisa membeli mobil baru..(kerja cmn Pala). nah hal ini menjawab kenapa Seleksi Kepala Lingkungan banyak diminati banyak orang utk ikut seleksi..RIP MANADO

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara