
Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara
Hujan deras yang mengguyur Minahasa Utara, Kamis (29/5/2026, mengakibatkan kerusakan fasilitas publik.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah median Jalan Soekarno yang mengalami pengikisan tanah akibat tingginya debit air saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
Merespons kondisi itu, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat melakukan langkah-langkah penanganan di lapangan.
Instruksi tersebut ditujukan agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih serius dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa Utara langsung diterjunkan ke lokasi terdampak.
Penanganan awal dilakukan dengan memperkuat area yang tergerus menggunakan material timbunan, memperbaiki struktur penahan di sekitar median jalan, serta menata kembali bagian yang rusak akibat aliran air hujan.
Kepala Dinas PUPR Minahasa Utara, Lidya Warouw, menjelaskan langkah cepat menjadi kunci dalam menghadapi potensi kerusakan yang bisa meluas ketika cuaca buruk masih berpotensi terjadi.
“Fokus kami adalah memastikan infrastruktur tetap berfungsi dengan baik dan aman digunakan masyarakat. Karena itu penanganan dilakukan sesegera mungkin begitu laporan diterima,” ujarnya.
Selain perbaikan pada median Jalan Soekarno, pemerintah daerah juga memperluas pengawasan terhadap sejumlah ruas jalan dan fasilitas penunjang lainnya yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi yang terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di tengah meningkatnya risiko kerusakan infrastruktur akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Pemerintah daerah berharap penanganan cepat di lapangan dapat menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah gangguan terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah.
