Minsel

Christiany Eugenia Paruntu Gaungkan Infrastruktur Hijau di Amurang, Dorong Sinergi Jaga Lingkungan Pesisir

Anggota Komisi VI sekaligus Anggota Badan Anggaran DPR RI, DR (HC) Christiany Eugenia Paruntu (CEP)
Anggota Komisi VI sekaligus Anggota Badan Anggaran DPR RI, DR (HC) Christiany Eugenia Paruntu (CEP)

Amurang — Kepedulian terhadap isu lingkungan, khususnya penanganan polusi kawasan pesisir, kembali digaungkan dalam kegiatan Sosialisasi Infrastruktur Hijau yang digelar di SMA Negeri 1 Amurang, Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini diprakarsai Anggota Komisi VI sekaligus Anggota Badan Anggaran DPR RI, DR (HC) Christiany Eugenia Paruntu (CEP), bekerja sama dengan Polres Minahasa Selatan serta sejumlah pemangku kepentingan di daerah.

Sosialisasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan konsep Infrastruktur Hijau, pendekatan pembangunan berkelanjutan yang menekankan pentingnya ruang terbuka hijau, pelestarian proses-proses alami seperti siklus air, serta pengelolaan tanah dan wilayah pesisir yang ramah lingkungan.

CEP menegaskan bahwa di kawasan pesisir, penerapan infrastruktur hijau bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjamin kualitas lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem laut.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pimpinan daerah dan perwakilan institusi, antara lain:

Kapolres Minahasa Selatan, AKBP David Candra Babega, SIK, MH

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS

Wakil Ketua DPRD Minahasa Selatan, Yehezkiel Paruntu

Danramil 1302-14 Amurang, LETTU Inf. Jantje Wulur

Ketua Kelompok Kerja Kementerian Lingkungan Hidup, Iwan Nirwandi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minsel, Roy Sumangku, ST

beserta para guru dan ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Amurang sebagai generasi penerus yang diharapkan menjadi garda depan penjaga lingkungan.

Dalam arahannya, CEP menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsisten, dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar hingga merawat sungai dan pesisir.

Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat agar upaya pelestarian dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.

Lebih jauh, CEP menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mengembangkan ekonomi hijau, sebuah pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memberi dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Tetap jaga semangat dalam merawat lingkungan. Program ini menjadi bagian dari penguatan pengelolaan lingkungan hidup sekaligus pemberdayaan bagi masyarakat pesisir,” tegas CEP, memberi dorongan motivasi kepada para peserta.

Melalui sosialisasi yang menyasar kalangan muda ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut dan pantai semakin tumbuh.

Pada akhirnya, langkah bersama ini diharapkan dapat mewujudkan kawasan pesisir Minahasa Selatan yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara