Selain efisiensi waktu tempuh, pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung juga dapat mempermudah akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, sehingga diharapkan dapat menarik investor dan terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara.
Kita berharap dari pembangunan ini akan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, dan kita harapkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara melebihi dari nasional. Karena di 2021, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara memang di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
Beberapa catatan diatas adalah bagian dari sekian banyak peran yangg tidak dapat diuraikan satu persatu yang dilakukan oleh Gubernur OD dalam perjuangan membangun Bitung IHP, seperti upaya mendatangkan Pengusaha dalam dan luar negeri untuk investasi di Bitung, pembangunan jembatan dari Bitung ke pulau Lembeh, dll.
Peran Wali Kota Bitung
Kemudian dimana peranan dari wali kota Bitung untuk membangun Bitung dengan pelabuhannya yang sudah berstatus IHP.
Peran utamanya ialah:
1. Membangun sikap dan prilaku rakyat Bitung sesuai dengan profesinya masing-masing untuk secara sadar mendukung berbagai kebijakan pemerintah (pusat dan daerah) untuk membangun kota Bitung dengan IHP secara konkrit dan berkesinambungan;Peran Walikota dalam hal ini sangat strategis dan menentukan, karena tanpa dukungan rakyat Bitung, pasti pembangunan kota dan IHP Bitung akan mendapat berbagai kendala dan hambatan yang merugikan;
2. Mencerdaskan rakyat Bitung agar dapat mengambil manfaat yang sebesar-besarnya atas pembangunan Bitung dan pelabuhannya, baik segi pendidikan, kesempatan kerja, bisnis, dll.
Artinya agar rakyat Bitung tidak menjadi orang asing ditanah tumpah darahnya sendiri;
3.Melakukan Penataan Kota melalui penetapan Tata Ruang Bitung dengan penerbitan berbagai aturan, antara lain penetapan kawasan, hak milik tanah, area perumahan, bisnis, dll yang semuanya akan menunjang berfungsinya Bitung dan IHP secara maksimal dan efisien.
Pada saat kampanye Pilkada 2020, Maurits Mantiri sebagai calon walikota Bitung dari PDIP, mencanangkan program mewujudkan Bitung sebagai “kota digital” dengan konsep pembangunan gotong royong yang berbasis di kelurahan.
Sebagai kota digital, masyarakat akan dapat menikmati seluruh pelayanan pemerintahan yang berbasis digital atau online hingga pada tingkat kelurahan.
Setelah terpilih dan dilantik pada 31 Maret 2021, Walikota Maurits Mantiri (MM) mewujudkan janjinya.
Dengan tema Pembangunan Kota Bitung dengan konsep Bitung Hebat berbasis Kelurahan Hebat, upaya digitalisasi Bitung dimulai dengan mengintegrasikan institusi pendidikan dan pelayanan masyarakat dengan teknologi.
Langkah awalnya membentuk Dewan dan Tim Teknis Bitung Kota Digital untuk memberikan hasil efektif, efisien, produktif, dan berkualitas demi mewujudkan Kota Bitung The Beauty and Functional City.
Sebagai tindak lanjut, maka pada 20 Januari 2022, Walikota MM telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Pembangunan Program Digitalisasi Kota Bitung bersama PT Telkom Indonesia dan PT Indonesia Comnets Plus serta melakukan peluncuran program pembangunan 1.000 titik wifi untuk melayani 63.000 keluarga yang tersebar di 69 Kelurahan.
Walikota MM mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan konsep kota digital dan pentingnya program 1.000 titik wifi bagi masyarakat Kota Bitung, apalagi, Kemkominfo siap mendukung penuh upaya Pemkot Bitung untuk menjadikan daerah itu sebagai kota digital.
Kemenkominfo akan memberikan dukungan penuh dalam segi literasi digital, izin digital, dan penguatan jaringan.
Kemenkominfo siap membantu Bitung dengan memfasilitasi pembuatan Super Apps Bitung Hebat, dimana Super Apps ini merupakan satu aplikasi yang bisa menyelesaikan berbagai masalah Kota Bitung, terutama dalam pelayanan publik.
