Terbukti, pembenahan menurunkan harga tiket maskapai, sebuah bukti kuatnya komitmen ini.
Sebab sudah jadi rahasia umum, pariwisata di wilayah Indonesia Timur — termasuk torang di Sulut, melambat, turis sedikit, karena harga tiket mahal dari Jakarta dan Bali.
Tapi Pak Prabowo langsung lakukan pembenahan.
Insya Allah tetap komitmen turunkan harga tiket ini.
Di sisi lain, kepada Gubernur Sulut terpilih Yulius Selvanus terungkap pesan khusus RI 1 bahwa sektor pariwisata Sulut adalah salah satu prioritas yang harus digenjot.
Dalam konteks ini, saya yakin.
Sebagaimana sustainable program pembangunan termasuk pariwisata di kepemimpinan nasional antara Jokowi ke Prabowo, juga akan terjadi.
Antara Gubernur Olly Dondokambey ke Gubernur terpilih Yulius Selvanus.
Saya, dan torang semua meyakini itu.
Fokus memajukan sektor pariwisata adalah langkah tepat.
Karena di sektor ini, bernaunglah tenaga kerja yang tidak sedikit.
Kementrian Pariwisata RI menyebutkan, pada 2019 saja, tercatat 13 juta tenaga kerja tersebar di berbagai sub sektor pariwisata.
Pada 2021 menuju 2024?
Kementrian menyebut hampir 20 juta orang.
PBB melalui ILO bahkan menyebutkan hampir 10 persen naker global, di sektor tourism.
Di Sulut?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 2.66 juta penduduk provinsi ini.
Ada 17 persen tersebar di Manado.
