Hukum dan Kriminalitas

Cabuli Anak Tiri, FP Coba Bunuh Diri di Lapas Tewaan

Cabuli Anak Tiri, FP Coba Bunuh Diri di Lapas Tewaan
Sejumlah anggota Polsek Ranowulu saat mendatangi Lapas terkait aksi percobaan bunuh diri FP

 

Bitung – Penghuni Lapas Klas IIB Tewaan Kota Bitung digamparkan dengan ulah salah satu penghuninya yang coba bunuh diri, Jumat (20/04/2018) malam.

Dari informasi, FP alias Frans (61) yang menguni salah satu ruangan di Lapas coba mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan jaket.

Beruntung aksi itu diketahui sesama penghuni Lapas dan menyelamatkan Frans dengan membuka lilitan lengan jaket di leher.

“Terlambat satu menit, dia (Frans, red) pasti sudah tak tertolong,” kata salah satu sumber dari dalam Lapas.

Menurutnya, aksi Frans itu sangat nekat karena coba bunuh diri dengan cara menggunakan jaket yang salah satu lengannya telah dililit di leher dan lengan lainnya diikatkan di terali.

“Saat ditolong, dia tinggal bernafas satu-satu dan langsung dibawa ke klinik untuk dirawat,” katanya.

Kejadian itu sendiri dibantah Kepala Lapas Klas IIB Tewaan Kota Bitung, Danang Agus Triyanto saat coba dikonfirmasi via WhatsApp.

“Tidak ada Napi yang gantung diri, Lapas Bitung aman terkendali,” kata Danang.

Sementara itu Frans sendiri diamankan Tim Cobra Polsek Maesa karena diduga telah mencabuli anak tirinya, Mawar (9), Kamis (18/01/2018).

Frans yang berdomisili di Kecamatan Maesa dilaporkan ibu kandung korban ke Polsek Maesa, Kamis malam sekitar pukul 18.30 Wita dan langsung diamankan.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara