MANADO – Karateka Sulawesi Utara yang dipersiapkan untuk pra kualifikasi Pekan Olah Raga Nasional (PON) pada Desember 2011 di Batam, tetap melakukan latihan saat Ramadhan.
“Latihan tetap dilaksanakan dengan porsi latihan yang telah diatur oleh pelatih,” kata Sekretaris Pengurus Provinsi Federasi Olah Raga Karatedo Indonesia (Forki) Sulawesi Utara (Sulut), Rio Mangowal di Manado Rabu (10/8).
Rio Mangowal mengatakan, saat ini terdapat sekitar 14 karateka terbaik di daerah itu sementara melakukan “training center” (TC) luar dalam menghadapi pra Pon tersebut.
Pemusatan latihan tersebut penting dilakukan untuk mempersiapkan para atlet supaya dapat tampil baik pada pertandingan nanti.
Semua daerah yang akan dihadapi pada kejuaraan tersebut berat, karena akan mengirimkan karateka terbaik yang dimiliki.
Selain itu, persyaratan untuk dapat lolos ke PON cukup berat antara lain pada setiap kelas atau nomor hanya meloloskan sembilan karateka terbaik.
“Sedangkan lawan yang dihadapi dari seluruh Indonesia tidak dibagi dalam wilayah, sehingga persiapan harus dilakukan secara matang,” kata Mangowal. Dalam menghadapi Pra PON itu, Sulut telah menyiapkan 12 atlet putra dan dua atlet putri terbaik yang dimiliki.
Untuk atlet putra terdiri lain Gery Sembung Vicky Mokalu, Maradona Tuda, Armando Lukar, Sofyan sedangkan dua atlet putri masing-masing Pricilia Wantania dan Fhalia. Karateka tersebut akan turun dalam nomor kumite maupun kata, dan khusunya kategori kata hanya putra dengan atlet Gerry Sembung.
Para karateka tersebut hasil seleksi perguruan karate yang ada di daerah itu. “Berharap pada Pra Pon nanti Sulut dapat tampil baik dan meloloskan karateka untuk tampil di PON XVIII Riau tahun 2012,” katanya.
Pada PON 2008 Sulut di cabang olah raga karate mengikusertakan dua atlet masing-masing, Luciana dan Marcela. Saat tersebut Sulut meraih satu medali perunggu atas nama Luciana.(mrc)
