Agama dan Pendidikan

Brigade Manguni: Jaga Kerukunan Masyarakat Sulut

Manado – Beredarnya sms dan pesan blackberry bernuansa SARA ditanggapi Brigade Manguni Indonesia. Tonaas BMI Sulut Hanny Pantouw STh  melalui Tonaas Harian Daniel Pangemanan SH. MH, menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara agar terus dapat membina dan memelihara kehidupan  masyarakat yang rukun aman dan damai.

Sebagaimana pesan Tonaas Wangko/Ketum BMI Dicky Yohanes Maengkom, menurut Pangemanan agar masyarakat Sulut tetap menjaga kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin sejak dulu.

“Kerukunan umat beragama sudah teruji di Sulawesi Utara. Jangan sampai nilai-nilai kerukunan yang sudah terbangun dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak ingin Sulawesi Utara ini aman.

Bahwa kalau ada pihak-pihak yang mencoba merusak kerukunan kehidupan bermasyarakat di Sulawesi Utara menyangkut SARA akan berhadapan dengan Brigade Manguni selaku ormas adat dan budaya,” ujar Pangemanan.

Lanjut Pangemanan, Brigade Manguni mendukung Pemerintah, TNI dan Polri dalam berbagai aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan serta penegakan hukum dan aturan di Sulawesi Utara.

“Brigade Manguni siap membantu masyarakat dalam hal memediasi apabila ada hal-hal yang menyangkut dengan kepentingan masyarakat dalam berbagai aspek yang tentunya dibicarakan bersama dengan pihak berkompeten. Mengedepankan dialog, musyawarah dan mufakat,” tegas Pangemanan.

Bagi masyarakat yang ingin dimediasi, BMI Tonaas Harian Daniel Pangemanan mengajak bisa menghubungi nomor handphone Tonaas BMI Sulut Dicky Manengkom di 082195773323 dan Tonaas Harian BMI Sulut 081340744124.

“Pancasila, UUD 1945,  Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI ( 4 pilar bangsa) harus tetap dijaga bersama di Bumi Nyiur Melambai ini. Sama-sama menjaga  kebersamaan, menghargai perbedaan dan menjaga keamanan di Sulawesi Utara agar Sulut kedepan lebih maju pembangunannya dan ekonomi masyarakat pun akan lebih maju,” pungkas Pangemanan.(Ricky, Sekretaris BMI Sulut/edit Jerry)

5 tanggapan untuk “Brigade Manguni: Jaga Kerukunan Masyarakat Sulut”

  1. Tapi sayang sekali gara2 Brigade Manguni kampungku RATATOTOK, tgl 10 Januari 2013 Malam hampir kerusuhan, Untung Pihak keamanan cepat mengatasi masalah waktu itu kalu tidak pasti terjadi kekacauan besar, dan mungkin byk rumah yg rusak or terbakar dan tidak bisa di pungkiri pasti banyak juga org yang akan menjadi korban.
    Masalahnya Brigade Manguni di bayar utk menjaga lokasi tambang orang di kampungku, padahal lokasi itu masih ada konflik antar pemilik lobang dan pemilik tanah.
    Dan yang membuat masyarakat kampungku marah karna BM, bakuku di tengah kampung? sampe2 masyarakat yang hampir 1000 org langsung mengamuk juga mendengar BM Bakuku.
    Dan akhirnya masyarakat berteriak mengusir BM dari kampungku, dan penuh ketakutan mereka keluar/menuju mobil mereka dgn di kawal Polisi yg dari Polsek Ratatotok, Belang dan Ratahan.
    Jadi kehadiran BM malam itu di kampung saya hanya membuat Keributan.Harapan saya kepada BM, kalu mau trima pekerjaan/bayaran begitu di cek2 pekerjaan itu jangan asal trima doi.
    Semoga peristiwa yang terjadi dikampungku tidak akan terjadi di kampung lain juga.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara