Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr Djouhari Kansil menyatakan masalah pemerintahan dan birokrasi Pemprov Sulut yang buruk sesuai penilaian IGI tidak hanya pada Biro Pemerintahan (Setda Prov Sulut-red) tetapi semua instansi yang ada hubungan dengan tugas pemerintahannya.
“Penilaiannya tidak hanya pada Biro Pemerintahan (Setda Prov Sulut-red) tetapi semua instansi yang ada hubungan dengan tugas pemerintahannya. Tapi kita bersyukur kita dinilai secara rata-rata (total) bagus, terbaik di Indonesia Timur,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulut ini.
Walaupun secara total penilaiannya berada pada rangking 8 dan terbaik se Indonesia bagian Timur, tetapi toh bagi dia masih perlu ada pembenahan, meningkatkan pada elemen-elemen yang bagus.
“Yang tidak bagus nilainya kita perbaiki, kita cari strategi yang bagus, metode yang bagus agar bisa menaikkan nilai,” ujarnya lagi.
“Tetapi muarannya semua pada pelayanan kepada masyarakat, kepuasan dari masyarakat terhadap pelayanan daripada birokrat itu sendiri,” tambah Kansil.
Contohnya terkait investor, di dinas-dinas terkait kita telah melakukan pengurusan satu atap sehingga dalam pengurusan administrasi tidak berbelit-belit, seperti di Dispenda, dan Balai Mata, katanya.
Seperti diketahui, capaian arena kinerja pemerintahan Sulut dinilai paling buruk oleh Indonesia Governance Index (IGI) yang dipublis kemitraan partnertship, Kamis (23/05) lalu di Swissbel hotel Manado yang menyebutkan, pemerintah dan birokrasi Sulut menduduki peringkat/raport merah, walau secara keseluruhan Pemprov Sulut sendiri berada di peringkat ke 8 dengan nilai 6,16 dari total capaian kinerja di hampir seluruh arena penilaian.(jrp)

Haiyaah…Kinerja buruk, beking abiz anggaran jo @doi rakyat. Hentikan PENCITRAAN. Cabut semua Baligo2 Birokrat di Jalan2. Itu doi Rakyat tahu ???….