Bisnis dan Ekonomi

BI Fasilitasi Kerja Sama Minahasa-Sidrap, Pasokan Beras Diperkuat demi Stabilitas Harga

BI Fasilitasi Kerja Sama Minahasa-Sidrap, Pasokan Beras Diperkuat demi Stabilitas Harga
Pertemuan antara Pemkab Sidrap, Pemkab Minahasa dan Pimpinan Bank Indonesia Sulawesi Utara

Editor: Sri Surya

Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, resmi memperkuat sinergi pengendalian inflasi melalui Kerja Sama Antardaerah (KAD) yang digelar di Kantor Bupati Sidrap, Rabu (1/7/2026).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama perdagangan komoditas antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Sidrap, serta kesepakatan bisnis antara pedagang dan petani dari kedua daerah.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., didampingi Wakil Bupati Nurkanaah, pimpinan DPRD, dan jajaran perangkat daerah.

Dari Sulawesi Utara hadir Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha, pedagang, dan perwakilan petani.

Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto beserta jajaran yang memfasilitasi pelaksanaan kerja sama tersebut.

Kerja Sama Antardaerah ini merupakan salah satu strategi memperkuat pengendalian inflasi melalui peningkatan konektivitas perdagangan antarwilayah, khususnya untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan strategis.

Dalam sambutan tertulis Bupati Minahasa Robby Dondokambey yang dibacakan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, ditegaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Kabupaten Sidrap.

“Pengendalian inflasi merupakan agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas daerah. Sebagai daerah dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, kebutuhan beras masyarakat Minahasa masih memerlukan dukungan pasokan dari daerah produsen. Karena itu, kemitraan dengan Kabupaten Sidrap sebagai salah satu sentra produksi beras nasional diharapkan mampu menjamin ketersediaan pasokan, menjaga stabilitas harga, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antardaerah,” demikian isi sambutan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada komoditas beras, tetapi dapat diperluas ke berbagai komoditas strategis lainnya, termasuk pengembangan sumber daya manusia, perdagangan, dan sektor pariwisata.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengapresiasi terjalinnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, Kerja Sama Antardaerah merupakan salah satu strategi penting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga keterjangkauan harga melalui penguatan pasokan pangan.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut melalui implementasi business to business antara pelaku usaha kedua daerah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai distribusi, meningkatkan efisiensi logistik, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat daya beli masyarakat melalui ketersediaan pasokan pangan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif mengatakan Kabupaten Sidrap merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan kapasitas produksi beras yang jauh melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.

Didukung lahan pertanian yang luas, sistem budidaya modern, serta industri penggilingan padi yang berkembang, Kabupaten Sidrap siap memasok kebutuhan beras berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Minahasa.

Melalui kerja sama ini, kedua daerah berharap tercipta hubungan yang saling menguntungkan, memperkuat ketahanan pangan regional, menjaga stabilitas harga, serta mendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan melalui kolaborasi antardaerah. (***)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara