Politik dan Pemerintahan

Bertarung Pilgub, Vonnie Siap 1 Triliun

MANADO – Tidak terhitung berapa jumlah uang telah dikeluarkan Vonnie Panambunan saat bersosialisasi dengan masyarakat Sulut. Disetiap kesempatan Vonnie selalu membagikan uang kepada masyarakat yang ditemuinya.

Deklarasi Vonnie Aneke Panambunan sebagai cagub Sulut, Kamis (07/01) di MCC Manado, dihadiri belasan ribu warga dan simpatisan dari berbagai kalangan. Setelah menyampaikan visi dan misi Vonnie juga membagikan uang kepada semua yang hadir.

Beberapa warga yang dijumpai beritamanado, Jumat (08/01) di beberapa tempat di Manado menyatakan, tidak mempersoalkan sepak-terjang Vonnie Panambunan membagi-bagikan uang menjelang pilkada, “Ibu Vonnie hanya ingin membagi berkat dengan warga Sulut,” ujar Stintje Rumbayan, ibu rumah-tangga warga Teling.

Menurut aktivis Jeremy Tilaar, aksi bagi-bagi uang yang dilakukan Vonnie Panambunan masih sebatas sosialisasi, tapi saat penetapan calon aksi itu harus dihentikan karena bisa dianggap money politik. Lebih lanjut Tilaar menjelaskan justru yang perlu diwaspadai jika ada calon kepala daerah yang saat ini sedang menjabat membagi-bagikan uang kepada rakyat, “kalau yang membagikan uang calon kepala daerah dari kalangan pengusaha berarti itu adalah uang pribadi,” jelasnya.

Menurut salah-satu tim sukses, dalam rangka pilgub 2010 Vonnie Panambunan menyiapkan fresh money sekitar Rp 1 Trilian. Dana itu digunakan sejak sosialisasi sampai pertarungan pilgub nanti.  (JRY)

8 tanggapan untuk “Bertarung Pilgub, Vonnie Siap 1 Triliun”

  1. majunya VONNIE PANAMBUNAN telah memberih warna baru dlm kancah Pilkada Sulut, biarlah kita nenyikapi dgn bijak stiap gerak lenggok VAP dlm memainkan perannya sebagai seorg perempuan minahasa ditengah2 masyarakat Sulut yang dia begitu cintanya,,,bukan justru mencaci maki dia dng kata ini-itu yg dapt malah menyesatkan kita sendiri sehingga berurusan deng Tuhan(dan mungkin deng polisi !!)… biarlah apa yg dilakukan VAP menjadi inspirasi bagi kita dlm berdemokrasi yg lebih santun, lebih pandai dan tentu memiliki moralitas.Jika ahirnya VAP tdk menang dlm Pilukada Sulut itu berarti Tuhan belum menghendakinya.
    sekedar masukan kpd tim pencitraan VAP pelajari aturan main, undang2 pilkada sehingga potensi utk menyimpang dri aturan ini dpt diminimalisir.
    salam,wolter/tompasobaru misel..

  2. harapan telah ditebar… datang dan lihatlah wahai rakyat sulut.. inilah takdir yang harus disempurnakan.. doakan dan ijinkanlah VONNIE ANEKE PANAMBUNAN MEMIMPIN SULUT..menuju pemerintahan yang bersih dan berwibawa…. sejahterakan rakyat adalah panggilan hati dan jiwa.. yang tulus dari seorang IBU..kepada tanah pertiwi yang dicintai MAJU TERUSS dan biarkan tangan Tuhan menopang serta memberi kekuatan………amin.

  3. Pantas tidaknya jadi seorang pemimpin, yang menilai, menentukan adalah rakyat jadi kita lihatlah nanti siapa yang akan mendapat simpati dari rakyat.
    Yang Peduli Rakyat Kecil Pasti Akan di Pilih.
    (daripada cuma pasang2 baliho, lebih baik bagikan kepada yang membutuhkan – dan yang penting, uang yang dibagikan dari uang pribadi bukan diambil dari uang rakyat)

  4. Boleh tidak setuju dengan money politics, tapi tidak usah sampai berkomentar miring ke soal penampilan dong. nanti kesannya bias gender! lagi pula gak enak juga klo klo punya pemimpin yg tdk sedap dipandang.

  5. @ Tommy R.
    Salute bung..!
    semoga banyak rakyat Sulut yang msh berpikiran seperti anda, yang memaknai Politik bukan dari biaya/cost Politiknya, melainkan dari Kualitas serta kemampuan seorang figur.
    jangan karena uang dan janji2, bahkan hanya karena penampilan yang menarik dan elok dipandang, lantas kita menggadaikan pembangunan daerah kita tercinta, kepada figur2 yang tidak memiliki kapabilitas dalam memimpin dan mengelola pemerintahan.

  6. uang bukan segalanya untuk menjadi pemimpin di sulut. Pemimpin adalah panutan dan mempunyai dedikasi serta moralitas yang tercermin dari tindakan keseharian… “jika cermin sudah tak punya arti, pecahkan berkeping-keping dan kita berkaca pada riak gelombang”… maknai kalimat ini untuk dapat melihat dan mengukur diri..pantaskah ‘aku’ untuk menjadi pemimpin…

  7. Idealisme kedaerahan mampu mengalahkan dana Rp. 1T milik seseorang yang tidak termasuk dalam 100 atau 1000 bahkan 10000 orang kaya Indonesia?
    Sematerialistis itukah masyarakat Sulawesi Utara sehingga dibutuhkan Rp. 1T untuk menjadi gubernur?

  8. Kalau dari kacamata warga masyarakat, saya jelas senang sekali dengan aktivitas Bu Vonnie ini. Membagi-bagikan uang hasil jerih payah sendiri itu absah saja. Memang lain kalau yang bagi-bagi adalah pejabat publik yang gajinya bisa dihitung berapa besarnya.
    Tetapi dari sisi aturan kompetisi politik, mungkin apa yang dilakukannya agak riskan. Saya senang melihat kiprah calon2 pemimpin perempuan di Sulut… luar biasa sekali. Hanya semoga hati2 supaya tidak terjerat ke kasus yg bisa memenjarakan Bu Vonnie kambali. Lawan-lawan politik Anda pasti tidak tinggal diam dg aksi2 semacam ini.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara