
Manado – Rekaman pembicaraan yang diduga melibatkan SHS dan KPU beredar luas di komunitas jurnalis. Pembicaraan yang berdurasi 35 menit membeber seputar pemilukada dan beberapa pembicaraan mengenai uang natal hingga memplesetkan RML dengan Ramoy Mati Langkah.
Beredarnya rekaman hasil rapat ini telah diadukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK), Jimmy Tindi, Rabu (28/04/10) kemarin, ke Mapolda Sulut. Tindi mengatakan dalam rekaman ini ada indikasi dugaan suap antara Sarundajang dengan penyelenggara Pemilukada, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulut dan KPUD Kabupaten/Kota.
Tindi juga menambahkan dalam rekaman ini juga diduga telah terjadi upaya pencideraan demokrasi, kolusi, penyuapan serta adanya praktek “maklar pilkada’ (MAKDA). “Diduga dalam Pilkada ini telah terjadi permainan antara SHS dan KPUD. Ada pernyataan SHS kepada anggota KPUD Sulut dan KPUD Kabupaten/Kota,” jelas Tindi.
Bahkan Tindi juga menduga rekaman pembicaraan antara SHS dengan KPU telah terjadi gratifikasi. “Kami meminta agar komisi II DPR RI serta Polda Sulut melakukan penyelidikan atas dugaan terjadinya konspirasi antara incumbent dan KPUD,” ungkap Tindi.
GERAK juga mendesak agar KPUD Sulut dan KPUD Kabupaten/Kota dibubarkan saja karena dinilai telah melanggar asas penyelenggaraan Pemilu, yakni profesionalisme, independensi, kepastian hukum, transparansi serta kejujuran. Kepada sejumlah wartawan Tindi mengatakan, bila dalam waktu tujuh hari tidak ditanggapi, terhitung setelah dilaporkan, GERAK akan mengunakan hak sebagai warga negara menyampaikan tuntutan mengelar aksi massa yang lebih besar.
“Dalam waktu tujuh hari ini tidak ditanggapi, kami akan mengerakan sekitar lima ribu masa untuk menyampaikan tuntutan ini,” tegas Tindi.
Sementara ketua KPUD Sulut Livie Alow saat dikonfirmasi sejumlah wartawan kepada media membantah telah menerimah hadiah dari SHS, seperti yang dilaporkan oleh LSM GERAK. “Kami tidak pernah menerima hadiah natal seperti yang dilaporkan oleh LSM GERAK. Dan SHS tidak pernah memberikan, seperti yang dijanjikannya. Sedangkan soal mobil sebenarnya hal wajar karena keperluan oprasional KPUD dan bukan untuk pribadi,” ujarnya.
Menurutnya tidak ada hal-hal yang dibesar-besarkan. Karena pertemuan waktu itu adalah agenda resmi rapat koordinasi untuk membahas tahapan Pemilukada. “Apa yang kami lakukan hanya sesuai dengan tupoksi saja,” ungkap Alow.
Beritamanado menerima file rekaman yang terdiri dari dua bagian masing-masing 17 menit dan 18 menit.

kadang torang yg diluar manado mrasa prihatin kalo setiap ada pemilukada di kota n kab di sulut byk permainan as …..bakugoso…feer jo samua n sapa yg mo tapilih torang hrs dukung demi majunya nyiur melambai…..
for BARNAS JO says,yng dia ada brantas tu dia pe lwng politik no katu,mar kalu dia pe tamng dia kase biar,..,.ba kooooorrrr,.,…,..,????????
sudahlah semua sudah begitu terbuka, bau durian sulit disembunyikan. bila aparat tak mampu adili biar Tuhan yang turun tangan, dia maha adil mana yang berniat jahat terhadapa orang lain pasti akan dipermalukan, tunggu waktu Tuhan.
Fair play keputusan terakhir ada pd rakyat SULUT jika rakyat merasa puas maka kenapa tidak namun kenyataan berkata lain dgn bukti tersebut juga mencerminkan tdk adanya transparansi dan keprihatinan seorang pemimpin pada rakyat-nya seorang pemimpin akan disebut sebagai pemimpin bila ada rakyat yg dilindunginya atau diperjuangkannya dan jika pemimpin bersedia berkorban utk rakyat maka rakyat pun akan rela berkorban untuk sang pemimpin maka rakyat SULUT tentukan Pemimpinmu secara bijaksana…
suara rakyat….
biasa2 jo tu rekaman..nda ada ug aneh…tadinya saya nda suka pa SHS…skrng jadi suka pa SHS lantaran hanya beliau yg berani berantas korupsi..Apa ada calon gubernur yg berani berantas KORUPSI?? kalo shs so terbukti….
ah gawat kalo SHS pe cara bagini..Pak SHS main fair donk..kita sebenarnya pendukungmu tapi kalu so bagini adus jo…cape deh..
Transkrip Cuplikan Rekaman 1 (Total 17 Menit, 16 detik)
3.56 (Suara mirip Sarundajang): Kalau serentak murah, biar KPU juga bisa lega dan dana sudah ada nanti kita mo rekayasa juga, eh, ..
4.04 (Suara Sarundajang): Tanggal 15 yah sudah mulai start ..
4.34 (Suara Sarundajang): Kita akan surati dan Anda (Putu) desak ke bawah
4.41 (Suara Dolvie Angkouw): .. Kecuali Manado ..
Suara tak dikenal: Aman .. aman!
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha ..
Suara Sarundajang: Ni Angkouw susah mo urus sbab depe om leh itu Kejati ..
(Suara Praseno Haddi, Karo Keuangan): Semua KPU yang menyelanggarakan Pilkada .. kepala-kepala keuangannya nanti kita amankan ..
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha ..
(Suara Livie Allow): So stress nda bisa ba napas ini ..
(Suara Sarudanjang): Saya mau kasih uang Natal (ke Livie) tetapi 2 kali kita telepon nda angkat-angkat
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha ..
(Suara Livie Allow): SPPD nda cukup pak ..
07.43 (Suara Sarudanjang): Tenang saja pokoknya ..Apalagi Putu sudah datang
Putu: Artinya kita keluar dari sini kita sudah lega. Siap 15 Miliar ..
(Suara Sarudanjang): KPU Provinsi segera kita (Pemprov) kasih yang terbaik .. (ada suara tertawa) kalau saya tidak Pilkada .. lain lagi, tapi saya ikut kan?
(Suara tak dikenal1): Semua harus siap .. hahahahaha
(Suara tak dikenal2): Tambah lagi semua harus sukses. Sejahtera penyelenggara!
09.28 (Suara Rivai Poli) Torang somo konferensi pers neh, bahwa Pemilukada Sulut siap…
(Suara Sarudanjang): .. Tidak usah ragu-ragu Bupati dan Walikota saya kendalikan
(Suara Syahrul Mamonto): Boltim Bolsel jadi untuk 2010 itu sudah ..
(Suara Sarudanjang) Pejabat bupati .. saya harus berhentikan dulu
(Suara tak dikenal): Pak Arundji dia dari Bolsel
(Suara Sarudanjang): kalau dia tidak memang dia harus berhenti, kalau Gubernur ijin kampanye saja
(Suara Livie Allow): Iya, pada hari kampenye saja
(Suara Sarudanjang): Tahapan sudah jadi?
(Suara Livie Allow): sudah .. sudah
(Suara Putu): Laporkan kalau begitu
(Suara Livie Allow): 12 Mei!
(Suara tak dikenal): Bilang kwa 6 bulan
12.21(Suara Sarudanjang): Itu mobil sudah di terima? belum?
(Suara tak dikenal): Ah .. Mantap
(Suara Livie Allow): Iya.
(Suara Sarudanjang): Semuanya harus sabar. Jangan dulu minta sekarang
(Suara tertawa)
(Suara Putu): Yah, 3 ‘S’ itu pak. Jadi sukses, selamat dan sejahtera
(Suara Sarudanjang): Eh, makang ..
(Suara tak dikenal 1, berbisik): Kalau cuma kukis ada dikantor !!!
(Suara tak dikenal 2): Dia ada bilang tadi dang
(Suara Sarudanjang): Kalau begitu .. launching (tahapan)?
(Suara Rivai Poli): Kalau hitungan sebenarnya itu 16
Transkrip Cuplikan Rekaman 2 (Dari Total 18 Menit)
0.24 (Suara Sarudanjang): Gubernur, bupati, walikota yang 4 tahun Disclaimer, masa dia musti diizinkan lagi ikut Pilkada?
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha
(Suara Putu): Nanti .. bikin Undang-undang yang baru
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha
SHS : Disposisinya? .. tulis jadi nanti tinggal paraf ..
(Suara tak dikenal): Mo kalah dorang kalau torang lia
(Suara Sarundajang): ..Hambatan .. cuma incumbent. Mungkin di minggu-minggu terakhir dorang deng dorang
(Suara Sarundajang): Kita (masih) bermasalah dengan legislatif
04.36 (Suara Putu): Yang harus kita waspadai Pak Gubernur adalah skenario 6 kabupaten ini, satu sengaja dibikin macet, kalau ini macet maka ..
05.00 (Suara Sarundajang): Ini jangan disebutkan dulu pada mereka, ini rahasia kita (SH&Putu) aja .. Karena dia (Putu) Pinter, dia rekayasa, Kan mereka bodoh semua kan?
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha
(Suara Sarundajang): .. Bitung juga incumbent (calon yg akan terpilih lagi), Minut juga incumbent… Minsel dia bisa salah … ilang slak dia, Ramoy, Eh,
RML, Ramoy Mati Langkah
(Suara tertawa banyak orang): hahahahaha
(Suara Dolvie Angkow): Kecuali dibikin skenario tadi
(Suara Sarundajang): Jadi nanti selalu difasilitasi. Kalau ada masalah dibawah kasih tahu pa kita.
(Suara Putu): .. Rivai yang akan standby disitu
(Suara Livie): .. Saya sudah pegang korwilnya .. bertiga disitu ..
(Suara Putu): H min 2 atau H plus 2 .. ada di Manado
(Suara tak dikenal): kan kebetulan Gub mo iko?
(Suara Sarundajang): Jadi apa yang ngoni mo minta kita mo kase
(Suara tertawa banyak orang) Ini kan kong kali kong ..
(Suara tak dikenal): Ini so termasuk deng doi donat (donat=doi natal) dang ..?
(Suara Sarundajang): Semua kabupaten kota ada Genset?
(Suara Sarundajang) : Panggil Sekda
(Suara tak dikenal) : Anggaran banyak pak!
kurang sama jo samua !..biar mo bongkar …tu tukang bongkar lei sabantar dapa lia lei siapa dia….hehe…so nyanda jelas samua….mo beking jelas tapi ..samua ada udang di balik batu…biasakan sekarang lagi trend…..
maju trus jimmy tindi..trg dgn segenap milisi hutare ada di belakang anda bongkar DIA KASUS penyuapan yg so mulai dapalia…