
Bitung – PT AKR Corporindo Tbk Kota Bitung akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu BBM rusak yang diduga menyebabkan puluhan kendaraan kontraktor PT MSM rusak.
Kepada sejumlah Wartawan, perwakilan PT AKR Corporindo Tbk Kota Bitung, Rudi Jimmy, menyatakan tudingan itu tidak mendasar dan kuat dugaan hanya permainan kompetitor untuk menjatuhkan perusahaannya.
“Dulu juga ada isu seperti ini, bahkan ada pimpinan dari kontraktor MSM, Leigton ingin menuntut kami dengan tuduhan serupa yakni BBM rusak padahal itu adalah permainan kompetitor,” kata Rudi, Rabu (13/02/2019).
Rudi menjamin, pasokan BBM yang disalurkan tidak ada masalah karena melewati pengawasan ketat. Termasuk BBM yang dipasok ke PT MSM.
“Sampel produksinya jelas, sebab mulai dari pengambilan minyak di tempat penampungan Kota Bitung sampai disalurkan ke PT MSM itu sampelnya ada,” katanya.
Bahkan setiap mobil atau armada yang digunakan mengirimkan BBM ke PT MSM terpantau menggunakan GPS dan jika berhenti lima menit saja, langsung dihubungi menanyakan alasan berhenti.
“Jadi, kami juga bingung jika isu itu dialamatkan kepada kami karena setiap BBM yang keluar dan tiba di lokasi selalu ada sampel yang harus sama seperti sampel saat diambil di Terminal BBM AKR,” katanya.
Lebih anehnya lagi kata Rudi, pihaknya melakukan kontrak dengan PT MSM bukan dengan kontraktor.
“Kami hanya tahu mengantar pesanan PT MSM sesuai kontrak kerja kemudian pihak PT MSMlah yang menyalurkan ke kontraktor yang menjadi rekanan,” katanya.
Rudi juga mengatakan, bukan hanya AKR yang menyuplai BBM ke PT MSM, tapi ada beberapa perusahaan yang juga menjadi rekanan perusahaan tambang emas itu untuk menyuplai BBM.
“Jika persoalan pasokan BBM kami bermasalah, silahkan hubungi PT MSM nanti pihak PT MSM menghubungi kami, tapi sampai saat ini kami tidak mendapatkan komplain dari PT MSM. Sehingga kami anggap ini hanya permainan isu saja,” katanya.
(abinenobm)
